Tugas Media Massa Merawat Kebangsaan

Tugas Media Massa Merawat Kebangsaan

Tugas Media Massa Merawat Kebangsaan.Blitar – Peran media massa sangat besar terhadap kesejahteraan masyarakat termasuk di Jawa Timur. Jumlah UMKM di Jatim awalnya 4,2 juta menjadi 12 juta UMKM. Ini berkat dukungan media berbasis digital. Demikian ungkapan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dalam sambutannya pada kegiatan Konvensi Nasional Media Massa yang bertema “ Media Massa di Tengah Terpaan : Winner Take All Market, di Sheraton Hotel, Jumat 8 Pebruari 2019.
Lebih lanjut orang nomor satu di Jawa Timur tersebut juga mengatakan, dengan perkembangan media massa di Jawa Timur, masyarakat Jatim semakin terbuka pemikirannya dan semakin demokratis dalam bermasyarakat. Contohnya, dalam pengambilan keputusan dengan DPRD yang disetujui selalu menggunakan musyawarah mufakat. Untuk diketahui, selama 10 belakangan ini, DPRD dalam mengambil keputusan tidak pernah menggunakan voting.
Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo menyampaikan, pasca reformasi, media massa bermunculan di Indonesia. Saat ini ada sekitar 47 ribu media massa dengan 43 ribu media online. Sementara yang terdaftar di Dewan Pers sekitar 2400 media massa. Dan kondisi saat ini 51,1 persen mengakases informasi melalui media digital. Padahal, media cyber belum sepenuhnya bisa dipercaya oleh publik karena masih terdapat hoaks. Lima Tahun terkahir ini bermunculan berita hoaks, yang tebar kebencian, fitnah. Sehingga ini menjadi tugas jurnalis untuk mengungkap kebenaran. Kode etik jurnalistik harus dikembalikan, otoritas kebenaran juga harus dikembalikan. Potensi ekonomi kerakyatan berbasis digital harus dipublish dengan baik. Tugas media massa untuk merawat kebangsaa dan media harus independent.
Ditempat yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menegaskan, profesionalisme jurnalis sangatlah penting. Media digital bisa dimanfaatkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi.
Kegiatan yang berlangung di Sheraton Hotel tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Menkominfo diikuti oleh Gubernur Jawa Timur, Ketua Umum PWI, Atal S Depari dan penanggung jawab HPN 2019, Margiono serta Ketua Dewan Pers. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, duta besar, unsur media dan humas Kabupaten/Kota seluruh Jawa Timur. Narasumber kegiatan tersebut antara lain, Chairul Tanjung, Dahlan Dahi dari Tribun news. (Humas)