pasar hewan 3

Pembangunan Pasar Hewan Terpadu (PHT) di Kelurahan Tangkil Wlingi dan Kelurahan Kauman Srengat, saat ini baru mencapai 30 %. Keterangan ini diungkapkan Sekretaris Dinas Peternakan Kab. Blitar, Mas Buana. Meski demikian pihak ke tiga ditargetkan pada awal Desember sudah menyerahkan pembangunan Pasar Hewan Terpadu itu ke Dinas Peternakan. Keberadaan pasar hewan itu sangat dibutuhkan warga terutama peternak sehingga harus segera terealisasi karena akan mendongkrak perekonomian warga Kab. Blitar. Mas Buana mengatakan, Pasar Hewan Terpadu itu akan di lengkapi dengan Rumah Potong Hewan (RPH), maupun klinik hewan untuk memastikan hewan yang dijual belikan aman dari penyakit. Dengan luasan lahan sekitar 3,2 ha untuk PHT Wlingi dan 2 hektar di Srengat mampu menampung ribuan hewan ternak yang ada di Blitar. Sementara pembangunan Pasar Hewan Terpadu ini menggunakan anggaran dari Provinsi masing-masing Rp. 5.400.000.000,- untuk di Wlingi, sedangkan di Srengat hanya Rp. 4.000.000.000,-. Sementara anggota DPRD Kab. Blitar Sukamdi meminta agar pembangunan Pasar Hewan Terpadu baik yang ada di Srengat maupun di Wlingi harus di ikuti dengan fasilitas pendukung lainnya. Dicontohkan Sukamdi seperti akses jalan juga perlu ada perbaikan. Sehingga warga dari Blitar maupun luar Blitar mudah mengakses pasar hewan.

 

Sumber Berita : Humas