lokalisasi poluan

Seperti diketahui pada awal bulan Juni 2011 Pemkab. Blitar melakukan penutupan praktek prostitusi baik yang berpraktek di lokalisasi maupun tidak. Sebagai bentuk kompensasi atas penutupan itu mucikari dan PSK mendapat dana kompensasi dari APBD. Keterangan ini seperti diungkapkan Kabid Rehabsos Dinsos Kab. Blitar Sumarsono. Menurutnya sebenarnya total muncikari di lokalisasi Poluwan Srengat dan Lokalisasi Pasirharjo Talun sebanyak 38 orang namun hanya 30 orang yang berhak mendapatkan kompensasi karena sebagian tidak memenuhi persyaratan. Untuk nominalnya dana kompensasi untuk mantan mucikari di Kab. Blitar masing-masing sebesar  Rp. 5.000.000,-. Anggaran itu untuk biaya pembongkaran rumah bordil yang ada. Sementara untuk PSK asal Kab. Blitar juga mendapat dana reintregasi sebesar Rp. 5.000.000,- setiap orang. Namun dari 60 mantan PSK hanya 6 yang mencairkan pada Tahun 2011 lalu. Sehingga sisa anggaran yang terlajur dialokasikan dari APBD kembali ke kas negara.

 

Sumber Berita : Humas