miras

Keterangan ini diungkapkan Kapolres Blitar Kota AKB Indarto, saat melakukan hearing dengan Gabungan Umat Islam Blitar (GUIB) di DPRD Kab. Blitar belum lama ini. Pihaknya menemukan miras yang beredar di wilayah Kab. maupun Kota Blitar palsu dan ilegal, sehingga bisa dilakukan penindakan. Dan selama bulan Januari pihak Polres Blitar kota melakukan penindakan kasus miras sebanyak 28 kasus. Kondisi ini sangat memprihatinkan, sehingga perang melawan miras di Blitar Raya perlu di tingkatkan. Dan selama ini pihaknya sudah melakukan upaya represif maupun prefentif untuk menekan peredaran miras di Blitar. Sementara seperti diungkapakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Blitar, Molan, di Kab. Blitar hanya ada satu pengecer miras yang mengantongi ijin, yaitu Toko Nogo Joyo yang ada di Wlingi. Di mana pengecer tersebut memiliki ijin menjual miras kemasan, namun dibatasi untuk merek-merek tertentu saja. Sehingga tambah Molan pengecer miras yang ada di Kab. Blitar selain di Wlingi merupakan ilegal karena tidak mengantongi ijin. ( Ida Royani ).