logo_sensus_pertanian1

Untuk ke-6 kalinya sensus pertanian dilaksanakan pada Tahun 2013 ini, setelah dimulai pada tahun 1963, dan berlanjut pada Tahun 1973, 1983, 1993 dan 2003. Sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali itu bertujuan untuk mengumpulkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat, untuk bahan perencanaan dan evaluasi hasil-hasil pembangunan khususnya di sektor pertanian. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Kab. Blitar Lilik Wibawati, sensus pertanian akan dilaksanakan selama 1 bulan terhitung mulai 1 hingga 31 Mei 2013 di 248 Desa/Kel di Kab. Blitar. BPS menerjunkan 1.720 Petugas Pencacah Lapangan (PCL). Sensus dilaksanakan dengan mendatangi rumah tangga-rumah tangga pertanian, dengan sasaran data meliputi usaha pertanian, pelaku usaha pertanian, petani gurem, komoditas pertanian yang diusahakan, rumah tangga pertanian menurut komoditas, distribusi lahan yang dikuasai, jumlah petani menurut jenis usaha dan gender, jumlah kepala dan anggota rumah tangga petani menurut gender, usaha jasa pertanian, dan usaha pengolahan hasil pertanian. Ditemui secara terpisah Kepala Dinas Pertanian Kab. Blitar Eko Priyo Utomo mengatakan, sensus pertanian diharapkan mampu merekam kondisi pertanian di Kab. Blitar secara akurat dan lengkap yang nantinya akan dijadian dasar untuk merencanakan program pembangunan di Bidang Pertanian. Sensus pertanian sekaligus juga menjadi sarana evaluasi pembangunan di sektor pertanian yang sudah dilaksanakan Pemkab. Blitar, apakah sudah berhasil meningkatan sektor pertanian atau belum. (Irma Yuniar)