wtn

Kedua kalinya Kota Wlingi Kabupaten Blitar mengikuti penilaian penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori kota kecil. Berkaca dari rekomendasi hasil penilaian penghargaan WTN 2012 lalu, tahun ini Kota Wlingi terus berbenah dengan melaksanakan beberapa kegiatan fisik seperti pembangunan trotoar di Jalan Urip Sumoharjo, pengadaan rambu dan marka serta kegiatan lainnya yang menunjang terwujudnya Wlingi yang tertib berlalu lintas. Harapannya, tahun ini Kabupaten Blitar tidak hanya mendapatkan plakat dan piagam WTN seperti tahun lalu namun bisa mendapatkan Piala WTN. Demikian disampaikan Wakil Bupati Blitar, H. Rijanto di Pendopo, Jumat (13/6) saat menerima kunjungan Tim Penilai WTN dari Kementerian Perhubungan.
Wabup juga mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Blitar menyadari keterbatasan sarana dan prasaran lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah ini termasuk di kota kecil seperti Wlingi. Kendati demikian, Pemkab Blitar terus berupaya berbenah untuk meminimalisir kekurangan demi tercapainya sistem lalu lintas dan angkutan kota maupun pedesaan yang tertib, lancar, selamat, aman, nyaman, efisien berkelanjutan dan menjamin ekuitas hak pengguna jalan.
Sementara itu, Ir. Jamal Subastian,MSc, Ketua Tim Penilai dari Kementerian Perhubungan dalam paparannya menegaskan, sesuai dengan UU No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas jalan dan angkutan jalan pasal 139 ayat 3, disebutkan, kegiatan WTN diantaranya; meningkatkan peran angkutan umum, melengkapi sarana angkutan dengan kelengkapan sesuai aturan yang berlaku. Sedangkan beberapa indikator penilaian dalam penghargaan WTN antara lain; sarana umum meliputi; aspek sarana angkutan umum dalam trayek, sarana umum tidak dalam trayek dan angkutan umum tidak resmi. Dari hasil survei lapangan yang berlangsung dari tanggal 10 Juni lalu di Kota Wlingi, pihaknya menemukan beberapa hal yang harus dibenahi oleh Kota Wlingi, seperti pemeliharaan kondisi permukaan secara berkala, sosialisasi kepada pemilik toko/PKL, pemilik kendaraan. Disarankan pula untuk penertiban, penegakkan hukum untuk kendaraan bermotor yang melakukan aktivasi di trotoar. Bahkan diminta untuk penambahan halte disejumlah titik.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan paparan hasil penilaian dari Ketua Tim Penilai kepada Wakil Bupati Blitar. Sekedar catatan, Kabupaten Blitar masuk dalam Tim Jatim 2. Penilain berlangsung dari 10-19 Juni 2013. Selain Kabupaten Blitar, Tim Jatim 2 yakni; Kota Blitar, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Tulung Agung, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Trenggalek. Penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Penghargaan ini diberikan setiap tahun, biasanya pada bulan April. Penilaian dilakukan atas kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil.