p murah 2

Berbagai cara ditempuh oleh Pemerintah  Kabupaten Blitar untuk menekan lonjakan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1434 H. Satu diantaranya dengan menggelar pasar murah untuk masyarakat umum. Pasar murah ini merupakan agenda rutin tahunan. Namun, tahun ini ada yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika Tahun 2012 lalu hanya menyediakan beras dan gula, Tahun 2013 juga disediakan minyak goreng.

Khusna Lindarti, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Blitar dalam laporannya saat pembukaan Pasar Murah di Desa Lorejo Kecamatan Bakung, Jumat (12/7) menjelaskan, harga sembako dijual dibawah harga pasar. Tujuannya supaya masyarakat bisa menjangkaunya. Untuk itu, pihaknya tahun ini membagikan sekitar 13.200 kupon. Di 22 kecamatan dan Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar.  Menurutnya, distribusi kupon terbagi secara proporsional.

Pasar murah yang digelar 12 Juli hingga 2 Agustus 2013 tersebut mendapatkan harga subsidi dari Pemerintah Kabupaten Blitar. Beras 5 kg yang semula Rp 43.600 mendapat subsidi sekitar Rp. 20.000 menjadi Rp.23.600, gula pasir 2 kg Rp. 24.500 mendapat subsidi Rp. 8.000 menjadi Rp.16.500 dan  minyak goreng   yang semula Rp.24.800 mendapat subsidi Rp. 8.000 menjadi Rp.16.800.  Sementara beberapa dinas juga menyediakan produk unggulan pendamping yang dipasarkan, antara lain Dinas Peternakan menyediakan telur, Dinas Koperasi dan UKM menyediakan makanan olahan, Badan Ketahanan Pangan  dengan beras cerdasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Blitar, H. Herry Noegroho dalam sambutannya di acara pembukaan Pasar Murah tersebut mengungkapkan, dengan digelarnya pasar murah yang notabene untuk menekan kenaikan harga Sembako juga sebagai wujud kepedulian pemerintah terkait kenaikan harga BBM. Sehingga tidak saja melalui jalur BLSM namun juga dengan Pasar Murah seperti yang dilaksanakan di Lorejo Bakung ini. Pasalnya, akibat kenaikan harga BBM, beberapa komoditi pangan di negeri ini mengalami kenaikan harga. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini berharap dengan pasar murah ini masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan terutama seperti saat Ramadhan sampai Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar memberikan sembako secara simbolis untuk warga yang dilanjutkan dengan kunjungannya ke lokasi pasar murah didampingi oleh beberapa Kepala SKPD dan Anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar. Sekedar catatan, tahun 2012 dalam pasar murah di 22 kecamatan telah disalurkan paket subsidi di masyarakat sebanyak 450 paket per-kecamatan. Terdiri dari 5 Kg beras seharga Rp. 22.500,- dan gula 2 Kg seharga Rp. 17.200,- setara dengan 9.900 paket yang setara 49,6 ton beras dan 19,8 ton gula. Sedangkan pada pasar murah di sekretariat pemkab disediakan 3.300 paket bagi PNS. Pasar murah tersebut terselenggara berkat dukungan dari SKPD terkait, TP PKK, GOW, Dharma Wanita, berbagai industri kecil yang menjadi binaan dan berbagai forum yang mendukung acara tersebut. (humas)