Kolaborasi Seniman Lokal dan Mancanegara di Purnama Seruling Penataran Blitar Memukau Ribuan Penonton Meski Sempat Diguyur Hujan

Blitar-Purnama Seruling Penataran sukses memukau ribuang pasang mata penonton meski sempat diguyur hujan di Candi Palah, Penataran, Blitar pada Selasa malam (17/7/2019). Acara yang digelar oleh Dewan Kesenian Kabupaten Blitar (DKKB) dikemas apik dengan menampilkan kolaborasi seniman Indonesia dan Mancanegara.

Salah satu penampilan di Purnama Seruling Penataran

Bupati Blitar Rijanto saat sambutan menyampaikan bahwa lokasi perhelatan Purnama Seruling Penataran ada di bagian depan situs Candi Palah yakni taman. Hal ini dilakukan berdasarkan saran dari Kementerian Pendidikan agar adanya jumlah seniman dan penonton yang banyak, tetap bisa menjaga bentuk dan tatak letak situs.

Selain penampilan kesenian Jaranan Pegon Blitar, tari Barong “Mega Mendung Budaya”, Barongsai dan Liong Klenteng Poo An Kiong sebagai representasi kesenian nusantara juga memanjakan ribuan pasang mata penonton. Apalagi ditambah dengan kolaborasi yg apik antara seniman Indonesia dan mancanegara, yakni Rodrigo Parejo dari Spanyol dan Yuliana Meneses Orduno dari Meksiko.

Pembacaan deklarasi damai dwi bahasa

Mantan Bupati Herry Nugroho bersama tim DKKB membacakan deklarasi damai dwi bahasa sebelum sendratari dengan cerita “Bubhuksah dan Gagang Aking” yang digarap berdasarkan relief yang terdapat pada pendopo teras Candi Palah dimulai. Sendratari tersebut bercerita tentang perjalanan spiritual dua anak manusia hingga mencapai nirwana.