Ekonomi

  • 0 Comments
  • 15 June 2012

 

                    Potensi daerah Kabupaten Bliar mencakup potensi ekonomi yang meliputi : Produk Domestik Regional Bruto, pertumbuhan Ekonomi, dan tingkat Inflasi. Selain potensi ekonomi tersebut, Kabupaten Blitar juga memiliki produk unggulan strategis yang menjadi andalan dan mempunyai potensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah apabila dikelola secara benar, tepat dan professional.

Data statistik menunjukkan angka PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Kabupaten Blitar dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2005 sebesar Rp. 6.537.312,78, pada tahun 2006 mencapai Rp. 7.487.838.06 juta, sedang pada tahun 2007 mencapai sebesar Rp. 8.612.559,81 juta, tahun 2008 mencapai Rp.9.935.944,23 juta, tahun 2009 mencapai Rp. 11.011.362,01 juta dan tahun 2010 mencapai Rp. 12.308.947,48 juta.

Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Blitar untuk sektor pertanian lebih unggul dibandingkan sektor industri, hal ini dikarenakan struktur ekonomi Kabupaten Blitar masih sangat tergantung pada sector  pertanian. Ketergantungan pada sector pertanian jelas sangat bergantung pada alam akan sangat rentan dengan gejolak alam.

Struktur perekonomian Kabupaten Blitar dominan bertumpu pada sektor primer yaitu sektor pertanian dan pertambangan/Galian. Besaran sektor primer dalam menopang perekonomian daerah Kabupaten Blitar mencapai 47,90 persen. Pada sektor ini tentu saja sektor pertanian memberikan peran yang dominan yaitu mencapai 54,54 persen.

Sektor sekunder yang terdiri dari sektor Industri, Listrik Gas dan Air Bersih, dan Konstruksi memiliki share sebesar 5,34 persen terhadap perekonomian. Sektor Industri Pengolahan memberikan share paling dominant dalam pembentukan sektor sekunder yang mencapai 2,55 persen, menyusul sektor konstruksi sebesar 2,38 persen. Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih memberikan share terkecil dalam pembentukan sektor sekunder yaitu sebesar 0,4 persen.

Sedangkan sector tersier yang mencakup Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran, Pengangkutan/Telekomunikasi, Keuangan dan Jasa Perusahaan, serta Jasa-jasa  memiliki share sektoral sebesar 46,76 persen. Sektor ini lebih banyak didukung dengan share sector perdagangan, hotel dan restoran yang mencapai 28,93 persen. Sektor jasa-jasa memberikan share sektoral sebesar 11,09 persen, sector pengangkutan/telekomunikasi 2,30 persen, dan sector keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 4,43 persen. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blitar mencapai 6,08 persen.