MTsN JABUNG RAIH PENGHARGAAN ADIWIYATA
Upload by - Kamis, 21 Juni 2012
MTsN Jabung menjadi satu-satunya madrasah yang meraih penghargaan adiwiyata tingkat SMP/MTs. Komitmen seluruh elemen sekolah dalam menerapkan kepedulian terhadap lingkungan., didukung oleh masyarakat sekitar, juga Kementerian Agama Kabupaten Blitar. Ke depan, madrasah ini siap untuk mengejar adiwiyata mandiri. Sejak memasuki pintu gerbang madrasah yang berada di Jalan Singajaya 33, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, sejumlah mata memandang sudah disuguhi dominasi warna hijau dan asri memang telah menjadi ciri khas dari MTsN Jabung.
Tidak heran jika kemudian MTsN Jabung, meraih penghargaan sekolah adiwiyata nasional. MTsN Jabung berada di peringkat kedelapan nasional, dan menjadi satu-satunya madrasah yang berhak atas predikat adiwiyata. Upaya sekolah dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, memang tidak diwujudkan dalam waktu singkat. Sebelum 2009, MTsN Jabung sudah melakukan berbagai persiapan. Saat itu, madrasah yang pada 2011 menjadi sekolah percontohan UKS Tingkat Nasional, ini juga masuk dalam nominasi sekolah adiwiyata.
Keberadaan UKS dalam menyiapkan karakter anak dalam berperilaku hidup sehat, berjalan beriringan dengan target sekolah untuk menjadi sekolah adiwiyata. "Tidak hanya secara fisik namun mewujudkan sekolah yang bersih, siswa sehat," ujar Kepala MTsN Jabung Drs. Boimin, S.Pd, M.A. Madrasah pun terus berbenah dan berkomitmen dalam mewujudkan generasi penerus yang peduli terhadap lingkungan. Sehingga, lanjut Boimin, berbagai piala dan piagam penghargaan bukanlah target. Namun nilai tambah atau bonus madrasah dalam menerapkan budaya peduli lingkungan. Upaya dalam mewujudkan kepedulian lingkungan dan budaya lingkungan, tambah dia, tidak hanya bagi seluruh penghuni madrasah, tapi juga masyarakat sekitar madrasah. Sehingga lingkungan di Jeblog yang selama ini sering terkena banjir jika musim penghujan, bisa ditanggulangi dengan perbaikan lingkungan. " Semua usaha kami mendapat dukungan penuh dari orang tua, wali murid, masyarakat sekitar, juga Kemenag. Dan kami harus berterima kasih . usaha kami tidak berhenti di sini, namun untuk seterusnya," tuturnya.
Ke depannya, lanjut Boimin, telah menjadi kewajiban dan tanggung jawab madrasah untuk mempertahankan yang sudah baik, dan meningkatkan lagi kepedulian lingkungan. Sehingga, kelak bisa ditetapkan menjadi sekolah adiwiyata mandiri. "Berupaya meningkatkan prestasi akademis dan konsiten menjaga lingkungan yang bersih, hijau serta memberikan layanan pendidikan yang terbaik," tandasnya.
Sumber Berita : Humas