KELUD DIPUTUS

Sengketa batas wilayah Gunung Kelud segera diputus. Menyusul adanya surat undangan dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya yang menyatakan kepada Pemkab beberapa waktu lalu. Dalam surat ini disebutkan, sidang putusan terhadap gugatan SK Gubernur yang menyatakan bahwa Gunung Kelud masuk wilayah Kabupaten Kediri, digelar Kamis (27/12) besok. Dengan sidang putusan tersebut bakal diketahui apakah Kelud tetap masuk wilayah Kabupaten Kediri seperti dalam SK atau tetap menjadi sengketa dengan Blitar. Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Blitar Joni Setiawan mengungkapkan sidang putusan Kamis besok, itu membuktikan kebenaran SK Gubernur yang menyatakan status kepemilikan Kelud pada Kediri. Pihaknya optimis Pemkab. Blitar memenangkan gugatan itu. Sebab posisi Blitar di atas angina. “Optimis karena kami yakin hakim akan menjujung tinggi hati nurai dan undang-undang yang benar. Sebab dari prosedur dan fakta-fakta persidangan yang kami hadirkan, posisi Blitar memang diatas angina, “ jelasnya. Diantara fakta-fakta yang menguatkan gugatan tersebut, lanjut Joni, adalah kuatnya saksi-saksi yang dihadirkan pemkab. Dimana Pemkab menghadirkan saksi-saksi ahli yang berkometmen tingkat Nasional. Namun jika ternyata Pemkab Blitar dinyatakan kalah dalam siding pustusan nanti, pihaknya telah menyiapkan opsi B. yaitu, akan mengupayakan hokum lainya, seperti banding, gugatan perdata, atau bahkan gudatan pidana. Sebab, selama proses gugatan terhadap SK tersebut, Pemkab Kediri justru melakukan pembangunan di Kelud. “Mereka membangun dikawasan zona lindung, zona bencana, dan lain-lain. Itu itu menunjukkan arogansi pihak Kediri. “ pungkasnya.

 

 

Sumber Berita : Humas

Komentar