PEMPROV JATIM AKAN KEMBANGKAN PEMBASMI TIKUS DENGAN HEWAN PREDATOR

Upload by - Kamis, 18 April 2013

Seperti diketahui untuk mengusir hama tikus di sawah warga Desa Kerjen Kecamatan Srengat dikembangkan budidaya burung hantu sejak Tahun 2012 lalu. Hal ini menarik minat Pemerintah Provinsi untuk melakukan budidaya hewan predator untuk membasmi hama tikus karena dinilai efektif. Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifulloh Yusuf mengatakan tidak hanya burung hantu yg akan dibudidayakan, namun juga burung gagak yang akan di kembangkan. Menurutnya Model pemberantasan hama dengan predator yang dilakukan di Blitar saat ini menjadi satu-satunya di Jawa Timur sehingga harus dikembangkan. Bahkan dari Pemerintah Provinsi nanti akan memberikan bantuan pada daerah. Sementara Bupati Blitar Herry Noegroho mengatakan jika saat ini pengembangan budidaya burung hantu masih sebatas di Desa Kerjen Kecamatan Srengat. direncanakan akan dikembangkan di seluruh wilayah Kab. Blitar, mengingat mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari pertanian dan selama ini satu diantara persoalan petani yang sering dihadapi masih banyaknya hama tikus di sawah. Bahkan jika perlu Pemkab. Blitar akan membuat Perda. (Ida Royani.)