DIKLATPIM IV, UPAYA TINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK
Upload by - Kamis, 25 April 2013
Kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat perlu senantiasa dilakukan upaya perubahan dan perbaikan-perbaikan kinerja disemua aspek . Sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Blitar kedepan yang lebih baik dan bermartabat. Demikian harapan Wakil Bupati Blitar, H. Rijanto saat membuka Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) IV Angkatan 458 Tahun 2013 di LEC Garum, Kamis (25/4).
Orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini menegaskan, perbaikan dan perubahan tersebut meliputi disiplin, etos kerja dan kompetensi pegawai diiringi kerja keras sehingga dapat bekerja secara lebih produktif. Satu diantara cara tersebut yakni pendidikan dan pelatihan bagi pegawai, termasuk pelaksanaan diklatpim seperti yang sudah berjalan kali ini. Oleh karena itu pengembangan SDM perlu dilaksanakan secara kesinambungan.
Wabup yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD ) kabupataen Blitar, Totok Subihandono juga memaparkan, Diklatpim IV berjumlah 40 orang yang dilaksanakan 25 April hinga 31 Mei 2013 tersebut merupakan pengembangan kapasitas yang diperuntukkan bagi PNS yang telah menduduki jabatan Struktural eselin IV dengan tujuan meningkatkan kompetensi kepemimpinan mereka. Keterampilan, wawasan serta kemampuan manajerial diperlukan bagi setiap pimpinan. Mengingat, para pejabat ini berhadapan langusng dengan kegiatan operasional. Bahkan dituntut harus bisa menjabarkan kebijakan organisasi kedalam kegiatan operasional. Dengan demikian jabatan Eselon IV memiliki peran dan tanggungjawab yang tidak ringan. "Selaku pejabat eselon IV perlunya pegangan yaitu; memahmi visi dan misi organisasi, memabngun trust atau kepercayaan dan image yang positif, kemampuan berpikir sistemik, dan yang keempat kemampuan membangun jaringan kerja (networking) baik pada intern sub unit kerja atau dengan unit kerja yang lain," ujarnya. Wabup juga mengingatkan, dalam sistuasi perubahan serta arus informasi yang pesat, mau tidak mau semua harus ikut berkompetisi. Tidak saja masalah dibidang ekonomi melainkan pada masalah yang lain. Jelas, pejabat eselon IV harus ikut terlibat dalam era globalisasi dengan memmunculkan kompetensi. Artinya, kompetisi harus diiringi dengan kompetensi.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Diklat Fungsional Propinsi Jawa Timur, Dra. Endang Dyah mengungkapkan, dengan diklat ini bisa meningkatkan kompetensi untuk melaksanakan tugas. Peningkatan kompetensi aparatur merupakan upaya sistematis yang dilakukan secara berkesinambungan dalam rangka mencetak sosok aparatur yang tangguh dan
bijak.
Sementara itu, dalam laporan Kepala BKD , Totok Subihandono, Diklat yang diikuti 40 peserta, 12 perempuan dan 28 laki-laki ini terdiri dari 22 dari badan/dinas, 9 kecamatan dan 9 kelurahan. Sedangkan pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar yang sudah menjabat eselon IV namun belum mengikuti diklatpim ini berjumlah 263 orang.
Sebagimana telah diatur dalam PP Nomor 13 tahun 2002 tentang perubahan atas PP Nomor 100 tahun 2000 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan Struktural pada pasal 7 ayat 1 disebutkan bahwa PNS yang akan atau telah menduduki jabatan struktural harus mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan untuk
jabatan tersebut.(humas)