DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KAB.BLITAR MELAKUKAN MONITORING DISTRIBUSI SOLAR UNTUK ANTISIPASI PENIMBUNAN SOLAR
Upload by - Senin, 29 April 2013
Kelangkaan solar yang terjadi selama sepekan lebih diindikasikan terjadi akibat penimbunan BBM bersubsidi oleh sejumlah oknum. Kondisi ini pun akhirnya memicu kepanikan masyarakat yang membanjiri SPBU setiap harinya sehingga terjadi antrian panjang. Untuk mengantisipasi munculnya penimbunan solar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab.Blitar terus memonitoring alur distribusi solar utamanya di SPBU. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Blitar, Molan, monitoring tersebut akan dilakukan secara intensif hingga kenaikan BBM bersubsidi baik solar maupun premium pada bulan Mei mendatang. Pengawasan dilakukan pada SPBU, terutama saat pengiriman solar dari Pertamina. Terlebih saat ini setiap SPBU justru mendapatkan tambahan pasokan solar dari Pertamina rata-rata 1000 liter tiap minggunya. Saat disinggung mengenai pembatasan pembelian solar di SPBU yang berlaku sejak sepekan terakhir, Molan mengaku hal tersebut merupakan kewenangan pemilik atau pengelola SPBU, hal ini sesuai dengan Permen ESDM No. 1 Tahun 2013 tentang pembatasan BBM bersubsidi.
Kelangkaan solar, selain dipicu pembatasan BBM bersubsidi yang diberlakukan pemerintah pusat hal ini disebabkan juga oleh rencana kenaikan BBM bersubsidi baik premium maupun solar menjadi Rp 6.500/liter pada Mei mendatang. (IRMA).