Antisipasi Pemilu Kada Tidak Sehat, Tim Fasilitasi Kelancaran Pemilu Gelar Rakor

Upload by - Selasa, 30 April 2013

Pemilihan Umum Kepala Daerah Jawa Timur sebentar lagi digelar. Berbagai persiapan sudah mulai dibahas, termasuk antisipasi persoalan umum yang timbul dalam pemilu. Harapannya, pesta demokrasi berlangsung tertib, lancar dan kondusif. Demikian harapan Pimpinan Rapat Koordinasi Tim Koordinasi dan fasilitasi Dukungan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2013, Drs.Ec. Akhmad Husain Msi, di Ruang Perdana, Selasa (30/4).
Sementara itu, Mudjianto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik memaparkan, persoalan umum yang terjadi dalam pemilu antara lain; sosialisasi pemilukada, akurasi data pemilih, konflik internal parpol, pelaksanaan kampanye, netralitas PNS/aparatur, keamanan, isu money politic serta derajat kedewasaan masyarakat dalam berpolitik. Ditegaskan, di Kabupaten Blitar ada sekitar 16 Kades dan 2 perangkat desa yang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif. Mereka telah mengajukan pengunduran diri sesuai aturan yang telah disosialisasikan oleh KPU beserta Pemkab Blitar beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di Badan Kesbangpol ini juga menjelaskan, ada empat aspek strategis penyelenggaraan pemilu, yaitu; aspek normatif, administratif, kebangsaan dan kenegaraan serta nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Sementara itu, sesaui dengan UU RI No.15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan Pemilu pasal 126 ayat 1, untuk kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajibannya, penyelenggara pemilu, pemerintah dan pemrintahan daerah wajib membrikan bantuan dan fasilitas sesuaid engan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam pasal 126 ayat 2 bantuan itu antara lain berupa pnugasan personel pada sekretariat Panwaslu, PPK, pelaksanaan sosialisasi dan kelancaran transportasi pengiriman logistik.
Menyinggung soal SK Bupati Blitar Nomor 188/184/409.012/KPTS/2013 tentang Tim Koordinasi dan fasilitasi Dukungan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 di Kabupaten Blitar, Mudjianto dihadapan seluruh pimpinan Forpimda dan Kepala SKPD terkait menjelaskan, tugas-tugas tim yang diketuai oleh Sekretaris Daerah ini dalah melakukan kordinasi dengan pemerintah provinsi, KPU Kabupaten Blitar serta melakukan monitoring dan fasilitasi dukungan kelancaran pemilu kada. Mereka juga harus menganalisis dan emngevaluasi setiap proses tahapan kegiatan pelaksanaan pemilukada, merumuskan hasil analisis dan evaluasi serta memberikan solusi pemecahannya, bila terjadi hambatan/kendala pada pelaksanaan tahapan kegaitan pemilukada di lapangan.
Sekedar catatan, Ketua KPU Miftkhul Huda mengatakan, di Kabupaten Blitar terdapat sekitar 2800 TPS. Informasi lain, saat ini KPU sudah menerima berkas bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur Egy Sudjana-Muhhamad Sihat dan sudah masuk PPS yang kemudian direkapitulasi.(humas)