Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei selalu mengingatkan pada tokoh pendidikan, Ki Hajar Dewantara, tokoh
nasional yang berjasa dalam membangun pendidikan di Indonesia. Untuk itu, sebagai anak didik bangsa patut meneladani perjuangan pelopor
pendidikan dengan terus mengembangkan diri, potensi seiring dengan tuntutan jaman, baik dibidang ilmu pengetahuan maupun teknologi. Ini
sejalan dengan tema Hardiknas 2013 kali ini, “Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan,’.
Demikian sambutan Bupati Blitar,H. Herry Noegroho saat menjadi pembina upacara peringatan Hardiknas 2013 di Lapangan Serut, Kamis (2/5).
Menurut orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini, tema tersebut sanabt relevan dengan permasalahan dewasa ini, dalam konteks peningkatan mutu
pendidikan nasional untuk menyiapkan insan Indonesia yang cerdas, berdaya saing, berbudi pekerti luhur dengan wawasan kebangsaan sebagai
ciri bangsa Indonesia.
Bupati Blitar juga mengingatkan, makna yang bisa diambil dalam pereingatan Hardiknas kali ini, antara lain; mernungkan kemabli dan
merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah penjang terkait cita-cita awal lahirnya Hardiknas yang dicirikan dengan semangat
kepahlawanan. Ini sangat relevan jika diplaikasikan terutama pada saat kondisi bangsa seperti sekarang ini, makna lain yakni sebagai langkah
intropeksi diri dalam menjalankan berbagai program pendidikan, tanpa diskriminasi kepada semua anak usia sekolah dimanapun mereka tinggal,
yang terakhir memprespektifkan apa yang telah dan sedang dilakukan untuk masa depan yang lebih baik. "Untuk itu Hardiknas diperingati bukan saja
secara seremonial belaka, justru untuk lebih memompa semangat pendidikan," ujarnya.
Dihadapan sekitar 3400 peserta upacara Bupati menginginkan, dalam peringatan Hardiknas kali ini, benar-benar sebagai momentum meningkatkan
pendidikan sehingga membnagkitkan rasa optimisme, percaya diri dan tentu sambil terus berusaha. Pasalnya, modal optimisme, Percaya diri merupakan
cikal bakal bangsa ini dibangun.
Sekedar mengingatkan, segenap lembaga pendidikan telah menyelesaikan ujian nasional kecuali tingkat Sekolah Dasar (SD) yaitu tanggal 6
sampai dengan 8 Mei 2013. Harapannya, mampu mengevaluasi proses pembelajaran selama tiga tahun kebelakang untuk menjadi lebih baik dari
segi kuantitatif dan kualitatif .
Hal yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara peringatan Hardiknas tahun ini diwarnai dengan launching Buku Buku dengan judul;
Pendidikan Sekarang dan Masa Depan dan Sampaikan Walau 1 Ayat yang dikarang oleh Romelan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar serta
buku dengan judul Ayo Ngeleluri Maneh Aksoro Jowo dan Ayo Ngulinakake Micoro Nggunakake Boso Kromo dengan pemikir romela, dikarang Dra.
Istiyana dan Drs. Imam Riyadi. Selain itu juga peluncuran kerjasama antar Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dengan Pt. Telkom tentang PPDB
On Line dan Internet Pendidikan serta Indischool serta Gerakan Pemberantasan Buta Internet. Launching ini ditandai dengan penyerahan
buku oleh Romelan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dan Penyerahan Program Kerjasama oleh Yusuf Hariyanto selaku Kepala PT.
Telkom Blitar kepada Bupati Blitar.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Blitar menyerahkan beberapa penghargaan kepada sejumlah pendidik dan siswa berprestasi. Antara lain;
Drs. Budiono Pengawas berprestasi 2013, Sugianto, Kepala Sekolah berprestasi 2013, Mikel Headen siswa SDN Kalipang 03 Sutojayan sebagai
siswa teladan Sd/MI, M.Thofik SMAN 1 Srengat siswa prestasi tingkat nasional dalam turnamen pencak silat antar perguruan dan Mara Budiarti
dari SMP 2 Talun juara tingkat nasional cabang silat antar pelajar.(humas)