RENCANA PEMBANGUNAN LAPTER DI DESA PONGGOK TERANCAM DITUNDA

Upload by - Jum'at, 17 Mei 2013

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengungkapkan bahwa rencana pembangunan lapangan terbang (lapter) di Desa Ponggok terancam ditunda. Hal ini dikarenakan adanya keberatan dari pihak Lanud Iswahyudi. Keberatan tersebut disampaikan pihak Lanud Iswahyudi menyusul lahan yang akan dijadikan Lapangan Terbang di Desa Ponggok termasuk dalam wilayah terbang Lanud Iswahyudi, meskipun secara administratif kawasan tersebut berada di bawah pengelolaan Lanud Abdurahman Saleh.

Pihak Lanud Iswahyudi beralasan bahwa lahan seluas 32 ha milik TNI AU yang rencananya akan dijadikan kawasan terbang komersil oleh Pemerintah Propinsi tersebut merupakan area pelatihan tempur yang harus steril dari aktifitas sipil. Oleh karena itu, hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi antara Pemprov Jatim serta Pemkab. Blitar dengan TNI AU mengenai penggunaan lahan, meskipun informasi sebelumnya TNI AU telah menyetujui pemanfaatan lahan tersebut dengan sistem pinjam pakai. Dimungkinkan rencana pembangunan Lapter di Desa Ponggok yang sudah digaagas sejak tahun 2012 lalu akan ditunda  sampai mendapatkan ijin resmi dari TNI AU, lanjut Gubernur.

Sementara itu, saat disinggung mengenai lahan milik warga yang saat ini dihuni oleh 75 KK, Gubernur mengatakan belum ada pembicaraan lebih lanjut perihal tersebut. (IM-Dishubkominfo)