KSAU IJINKAN PEMBANGUNAN LAPANGAN TERBANG DI BLITAR
Upload by - Rabu, 22 Mei 2013
Kepala Staf Angkatan Udara memberikan lampu hijau atas pemanfaatkan lahan milik TNI AU seluas 32 ha di Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok yang rencananya akan difungsikan sebagai lapangan terbang komersil. Hal ini sekaligus membantah pernyataan Gubernur Jatim Soekarwo beberapa waktu lalu yang sempat mengungkapkan pembangunan Lapter Ponggok akan ditunda menyusul adanya keberatan dari pihak Lanud Iswahyudi. Menurut Wakil Bupati Blitar, Rijanto, selama ini dari hasil koordinasi Pemkab. Blitar dengan TNI AU, tidak pernah ada pernyataan keberatan dari Lanud Iswahyudi. Berdasarkan Surat KSAU yang diterima Pemkab. Blitar, pihaknya memperbolehkan lahan milik TNI AU untuk dimanfaatkan sebagai Lapangan Terbang, namun dengan catatan baik pihak Propinsi Jatim dan Pemkab. Blitar harus menyerahkan konsep pengelolaan Lapter yang berstandarisasi. Terkait lahan yang termasuk zona kawasan tempur Lanud Iswahyudi, rencananya dalam waktu dekat akan dilakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, diantaranya Dinas Perhubungan Propinsi, TNI AU, dan Lanud Iswahyudi. Dimungkinkan wilayah penerbangan Lapter Ponggok yang diproyeksikan hanya sebagai bandara pengumpan, hanya akan melintasi rute penerbangan ke Bandara Juanda Surabaya. Pesawat tidak diperkenankan melintasi kawasan terbang Lanud Iswahyudi namun harus mengambil jalur keluar, yakni rute penerbangan ke Surabaya terlebih dahulu.
Sedangkan rencananya, pembangunan fisik Lapter tersebut akan mulai dikerjakan paling lambat pada tahun 2016 mendatang. Anggaranya akan dicover melalui APBD Propinsi dan bantuan APBN. Diestimasikan pembangunan Lapter Ponggok menelan dana mencapai Rp 300 miliar lebih. (IM-Dishubkominfo)