HARGA BBM NAIK, VOLUME PEMBANGUNAN FISIK BERKURANG

Upload by - Rabu, 26 Juni 2013

Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dirasakan di daerah. Tidak hanya kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, namun bahan material pembangunan juga ikut naik. Kepala Bapemas Kabuapaten Blitar, Agus Handoko saat di konfirmasi pada selasa, 25 Juni 2013 mengatakan, “Kenaikan harga BBM yang berimbas pada kenaikan harga bahan bangunan, secara langsung berdampak pada pembangunan sarana prasana desa yang menggunakan anggaran dana desa (ADD)”.
Berdasarkan hasil monitoring di Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo beberapa saat lalu, untuk satu rit pasir dari harga semula 350 ribu rupiah, menjadi 475 ribu rupiah. Sehingga kenaikan harga material akan berimbas pada berkurangnya volume pembangunan sarana prasarana, lanjut Agus Handoko. Untuk itu, Bapemas meminta pada panitia dan pihak desa untuk membuat berita acara perubahan volume dan melakukan penghitungan ulang rencana anggaran belanja (RAB).
Pada tahun 2013 ini, program ADD di wilayah Kabupaten Blitar dialokasikan anggaran sebesar 26 milyar 920 ribu rupiah, dimana untuk desa yang terkecil mendapatkan anggaran 100 juta yaitu untuk Desa Jeding Kecamatan Sanankulon, sedangkan Desa Ngeni Kecamatan Wonotirto yang merupakan derah terbesar mendapat alokasi anggaran 146 juta rupiah. (IR-Dishubkominfo)