BANYAK INOVASI, KABUPATEN BLITAR JAWARA NASIONAL KB KESEHATAN

Upload by - Senin, 01 Juli 2013

Untuk kesekian kalinya Kabupaten Blitar memboyong piala bergengsi tingkat nasional. Kali ini, kabupaten yang memiliki 22 kecamatan tersebut meraih juara pertama tingkat nasional dalam lomba KB Kesehatan (KBKes) mewakili Jawa Timur. Tentu, ini membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
Hj. Era Herry Noegroho, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar saat dikonfirmasi di Pendopo Senin (1/7) mengatakan, “Kemenangan sebagai juara bukan tujuan utama, melainkan lebih pada keberhasilan menjalankan 10 pokok program PKK. Keberhasilan Kabupaten Blitar sebagai juara pertama lomba KB Kes merupakan perjuangan panjang dan komitmen masyarakat Kabupaten Blitar betapa pentingnya KB sekaligus kesehatan bagi masyarakat”.
Lomba yang digelar pada April lalu ini meliputi beberapa kriteria penilain. Antara lain; Posyandu Balita, Posyandu lansia, poskesdes dll. Hal lain yang membuat bangga pula, bahwa Kabupaten ini memboyong empat penghargaan dalam lomba PKK. Diantaranya; KBKesehatan 2013 sebagai juara pertama, PHBS juara 2 nasional , Lingkungan Bersih dan sehat juara 2, Posyandu harapan 2 nasional di Tahun 2012. Untuk itu, tidak heran jika beberapa daerah lain di Indonesia ingin belajar dari Kabupaten Blitar terkait keberhasilan ini.
Dikatakan pula keberhasilan Kabupaten Blitar juga karena inovasinya. Sejak Tahun 2000, kabupaten ini menerapkan program nenek ASUH (Awal Sehat Untuk Hidup Sehat). Program ini dilakukan untuk meminimalisir jumlah kematian ibu dan bayi. Nenek-nenek di harapkan mampu memberikan nasehat kepada kaum muda yang masih produktif. Kabupaetn Blitar menjadi pioner bagi daerah lain terkait program ini. Pasalnya, daerah lain tidak memiliki program tersebut.
Ketua Tim Penggerak PKK juga mengatakan, karena kedepan Kabupaten Blitar tidak bisa lagi mengikuti perlombaan karena sudah mendapat empat penghargaan sekaligus, namun Kabupaten Blitar tetap akan bersemangat menjalankan program-program PKK dan lebih fokus khususnya di wilayah Blitar bagian selatan.
Sekedar mengingatkan, Kabupaten Blitar melaju dalam ajang lomba tingkat nasional mewakili Jawa timur dalam lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan. Ini setelah menyisihkan sekitar 530 kabupaten/kota di Indonesia. Kelurahan Jegu Kecamatan Sutojayan menjadi duta dalam ajang tersebut. Kegiatan Penilaian Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kes Tingkat Nasional di Gedung Serbaguna Kelurahan Jegu , Kamis (11/4).
Orang nomor satu di Blitar yang didampingi Wakil Bupati Blitar waktu itu juga menyatakan bangga terpilihnya Kelurahan Jegu menjadi salah satu nominator dalam lomba ini. Peran dan dukungan masyarakat Kabupaten Blitar khususnya Kelurahan Jegu patut mendapat apresiasi sekaligus contoh bagi daerah lain. Mengingat tidak hanya sukses menjalankan 10 program pokok PKK namun juga telah berpartisipasi dalam penarikan iuran pajak PBB serta kepedulian mereka terhadap keamanan. Ini terbukti telah dibentuknya anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Srikandi dari kader PKK.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Susilowati Subekti dalam sambutannya mengatakan, sangat kagum dengan peran serta kader-kader PKK Kelurahan Jegu. Menurutnya, dengan keterlibatan kader PKK dalam menarik pajak PBB bukti bahwa semangat gotong royong masih sangat tinggi. Susilo yang fasih berbahasa Jawa ini juga menyatakan, tujuan dari kegiatan ini ingin mengetahui cakupan-cakupan program kesehatan yang terangkum dalam program Pokok PKK lebih meningkat. Termasuk ingin memverifikasi data benar tidaknya, jika program Pokok PKK Kelurahan Jegu sangat maju dan berkualitas sehingga menjadi duta Jatim.
Susilowati Subekti yang juga ketua rombongan menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Sesuai dengan surat edaran Kemendagri yang ditandatangani oleh Sekjen, penguatan Posyandu harus ditingkatkan. Posyandu dari masyarakat untuk masyarakat. Kedua Permendagri No.1 Tahun 2013, yakni Bupati sebagai Pembina TP PKK, sedangkan yang ketiga terkait dana PKK diupayakan dari APBN dan APBD. Sesuai dengan seruan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pekan Kesehatan Nasional 2005 yang antara lain; aktifkan kembali Posyandu, periksakan ibu hamil minimal 4 kali selama masa kehamilan, berikan imunisasi lengkap kepada bayi.
Ashri Awanah, Ketua TP PKK Kelurahan Jegu mengungkapkan, masuknya Jegu sebagai salah satu nominator lomba ini tidak lepas dari binaan dan kepedulian Pemkab Blitar. Program PKK di kelurahan ini yang sudah berjalan diantaranya; adanya taman baca,rumah sehat, taman gizi, taman posyandu, nenek asuh, keluarga dasa wisma, gubug tahan kencana yang berfungsi sebagai tempat diskusi berbagai masalah keluarga, bayi maupun balita. (humas)