CUACA EKSTRIM, RATUSAN NELAYAN KABUPATEN BLITAR BERHENTI MELAUT
Upload by - Rabu, 20 November 2013
Akibat cuaca ekstrim, sejak satu bulan terakhir ratusan nelayan di Kab. Blitar memilih berhenti melaut. Praktis selama itu pula, produksi ikan di Kab. Blitar menurun. Diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Blitar, Sugianto, memasuki musim penghujan selama sebulan terakhir tepatnya sejak Oktober lalu, kondisi gelombang di beberapa pantai di kawasan Blitar Selatan cukup membahayakan bagi nelayan untuk melaut, terutama bagi nelayan yang biasa melaut dengan jarak mencapai 2-4 mil dari bibir pantai, dimana ketinggian gelombang mencapai 3 meter lebih, sehingga ratusan nelayan khususnya yang memiliki armada kapal dengan kapasitas di bawah 10 Gross Ton memilih tidak melaut. Meski demikian, masih ada beberapa diantara mereka yang melakukan aktifitas di bibir pantai. Agar tetap mengantongi pendapatan, sejumlah nelayan umumnya menjaring gurita atau lobster yang banyak ditemukan di bibir pantai. Cuaca ekstrim ini diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Februari tahun depan. Nelayan akan kembali produktif melaut pada bulan April hingga September. Berdasarkan data Dinas Perikanan dan Kelautan pada tahun 2012 lalu, produksi ikan di Kab. Blitar mencapai 1.500 ton. (IM-Dishubkominfo)