PASCA LETUSAN, PEMKAB BLITAR LAKUKAN KARYA BHAKTI

Upload by - Minggu, 16 Februari 2014

Blitar – Pasca erupsi Gunung Kelud Kamis, 13 Pebruari sekitar pukul 22.50 WIB, aparat Pemerintah Kabupaten Blitar karya bhakti membersihakn fasilitas umum, seperti jalan, musola, sekolah dan membantu membersihkan beberapa rumah warga terdampak letusan tersebut.

Wakil Bupati Blitar, H. Rijanto yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar serta beberapa Kepala SKPD saat mengunjungi beberapa lokasi bencana seperti Desa Sumberasri, Gambar Anyar dan beberapa desa lain di Kecamatan Nglegok mengungkapkan, warga pengungsi diharapkan tetap waspada mengingat status Gunung Kelud masih awas dan masih dalam kondisi gawat darurat. Orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini juga menegaskan, warga harus tetap memakai masker, mengingat udara kurang baik untuk kesehatan.

Ditempat yang sama, Wabup juga mengingatkan, logistik sudah di persiapkan di posko tempat mengungsi masing-masing. Untuk itu, Wabup melarang warga untuk meminta-minta kepada warga lain yang sedang melintasi kawasan mereka. Wabup juga meminta kepada Camat Nglegok untuk mendata kerugian materiil warga.

Seperti diketahui, kondisi perumahan warga Desa Sumberasri maupun Gambar Anyar penuh dengan pasir campur kerikil serta batu akibat erupsi Kelud. Ini juga terlihat di ruas jalan. Sementara itu, jumlah pengungsi sampai pukul 13.00 di Kecamatan Nglegok sekitar 395 orang, Garum 580 orang dan Kantor BPBD Wlingi 73 jiwa. Jumlah ini diperkirakan akan mengalami kenaikan. Pasalnya warga akan kembali ke pengungsian malam harinya setelah siang melakukan aktivitas seperti membersihkan rumah mereka masing-masing. (Humas)