MENJAGA KESADARAN KEBANGSAAN
Upload by - Selasa, 25 Maret 2014
Blitar – Kesadaran kebangsaan merupakan kondisi yang amat dinamis yang perlu dikembangkan dan didukung oleh institusi politik, ekonomi, social budaya, serta pertahanan keamanan yang mantap, termasuk Kepala Desa. Mengingat, Kepala Desa ujung tombak yang nantinya akan menjadi penopang dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa yang akan terus dikembangkan kedalam kehidupan masyarakat di lingkungannya. Hal ini mengemuka saat pembukaan Pemantapan Wawasan Kebangsaan bagi Kepala Desa se Kabupaten Blitar, Selasa (25/3).
Bupati Blitar, H. Herry Noegroho dalam sambutannya mengungkapkan, masyarakat Indonesia bersifat heterogen, terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya. Ini sangat rawan jika semangat kebangsaan tidak terus dipupuk, dibina dengan baik. Dikhawatirkan akan menimbulkan disintegrasi terhadap persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, Bupati Blitar memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Forum pemantapan wawasan kebangsaan ini sangat berperan sekali dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Aparatur pemerintah diharapkan dapat benar-benar memahami dan menindaklanjuti arti dan makna wawasan kebangsaan dalam upaya mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI.
Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menjelaskan,kondisi faktual saat ini menunjukkan adanya problem serius dan sistemik yang mengakibatkan nilai-nilai Pancasila mengalami kemunduran. Banyak anak didik, masyarakat saat ini yang tidak hafal dengan Pancasila. Untuk itu perlu merevitalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar ideologi Negara.
Sebagaimana tema kali ini, “Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Menyongsong Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2014), pada kesempatan tersebut, Bupati Blitar mengingatkan bahwa Indonesia 9 April mendatang akan melaksanakan pesta demokrasi yakni pemilihan anggota legislatif dan disusul pemilihan Presiden/wakil Presiden 9 Juli . Untuk Kades diminta turut serta menjaga pemilihan umum tersebut lancar, kondusif. Bupati juga berpesan, melalui forum tersebut kades diharapkan memunculkan ide tentang wawasan kebangsaan yang lebih aktual untuk terus mendorong masyarakat di daerah menuju kesejahteraan hidup, bermasyarakat dan bernegara.
Sebelumnya, Mujianto, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Blitar dalam laporannya mengungkapkan, forum pemantapan wawasan kebangsaan ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada Kepala Desa tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, untuk mencegah disintegrasi bangsa, terwujudnya aparatur pemerintah yang berwawasan kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Kegiatan yang dilaksanakan di Local Education Centre tersebut diikuti sekitar 160 kades baru dan atau kades yang baru saja dilantik se-Kabupaten Blitar. Nara sumber dalam kegiatan tersebut antara lain dari KPU Kabupaten Blitar, Polres Blitar, Kodim 0808, dan Prof. Dr. Widodo, SH., MH. dari Fakultas Hukum Universitas Wisnu Wardhana Malang. (Humas)