Badan Penanggulangan Bencana Daerah

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR

Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Jalan Bromo No 03 Wlingi Telp. (0342) 692819 Kab. Blitar

E-mail : [email protected]

Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kepala : Drs. HERU IRAWAN, M.Si
Pangkat / Gol. : Pembina Tingkat I / IV/b
NIP. : 19591212 198003 1 020

 

KEDUDUKAN

Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah adalah Unsur Pelaksana Badan penanggulangan Bencana daerah yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BPBD.

 

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah mempunyai tugas melaksanakan penanggulangan bencana secara terintegrasi yang meliputi prabecana, saat tanggap darurat, dan pasca bencana.

 Untuk melaksanakan tugas Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyelenggarakan fungsi :

  1. Koordinasi penyelenggaraan penanggulangan bencana daerah ;
  2. Komando penyelenggaraan penaggulangan bencana daerah ;
  3. Pelaksana dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana daerah.

 

SUSUNAN ORGANISASI

(1) Susunan Organisasi Pelaksana  Badan Penanggulangan Bencana Daerah, terdiri dari :

  1. Kepala Pelaksana ;
  2. Sekretariat , membawahi :
    1. Sub Bagian Penyusunan Program ;
    2. Sub Bagian Keuangan ;
    3. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
    4. Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, membawahi :
    5. Seksi Pencegahan ;
    6. Seksi Kesiapsiagaan.
    7. Bidang Kedaruratan dan logistik , membawahi :
    8. Seksi Kedaruratan ;
    9. Seksi Logistik.
    10. Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, membawahi :
    11. Seksi Rehabilitasi ;
    12. Seksi Rekonstruksi.
    13.    Unit Pelaksana Teknis Badan.
    14. Kelompok Jabatan Fungsional.

(2)  Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris, Sedangkan Bidang, Seksi dan Sub Bagian dipimpin oleh seorang kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Pelaksana  secara berjenjang.

 

SEKRETARIAT

  • Sekretaris mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan administrasi umum, kepegawaian, perlengkapan, penyusunan progam, keuangan, hubungan masyarakat (Humas) dan protokol.
  • Untuk melaksanakan tugas Sekretaris, mempunyai fungsi :
    1. Pengolahan dan pelayanan administrasi umum;
    2. Pengelolaan administrasi kepegawaian ;
    3. Pengelolaan adminitrasi keuangan ;
    4. Pengelolaan administrasi perlengkapan ;
    5. Pengelolaan urusan rumah tangga, humas dan protokol ;
    6. Pelaksanaan koordinasi penyusunan progam, anggaran dan perundang – undangan ;
    7. Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan tugas – tugas Bidang ;
    8. Pengelolaan kearsipan dan perpustakaan Badan ;
    9. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi organisasi dan tatalaksana ;
    10. Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan.

 

Sub Bagian Penyusunan Program

Sub bagian penyusunan progam mempunyai tugas :

  1. Menghimpun data dan menyiapkan bahan koordinasi penyusunan progam;
  2. Melaksanakan pengelolaan data;
  3. Melaksanakan perencanaan progam;
  4. Menyiapkan bahan penataan kelembagaan, ketatalaksanan dan perundang – undangan;
  5. Menghimpun data dan menyiapkan bahan penyusunan progam anggaran;
  6. Melaksanakan monitoring dan evaluasi;
  7. Melaksanakn penyusunan laporan ;
  8. Melaksanakna tugas – tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris.

Sub Bagian Keuangan

Sub Bagian keuangan mempunyai tugas :

  1. Melaksanakan pengelolaan keuangan termasuk pembayaran gaji pegawai ;
  2. Melaksanakan pengadministrasian dan pembukuan keuangan;
  3. Menyusun laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan pengelolaan keuangan;
  4. Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris.

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub bagian Umum dan Kepegawaian  mempunyai tugas :

  1. Melaksanakan penerimaan, pendistribusian dan pengiriman surat – surat , penggandaan naskah-naskah dinas, kearsipan dan perpustakaan Dinas;
  2. Menyelenggarakan urusan rumah tangga dan keprotokolan ;
  3. Melaksanakan tugas di bidang hubungan masyarakat ;
  4. Mempersiapkan seluruh rencana kebutuhan kepegawaian mulai penempatan formasi pengusulan dalam jabatan, usulan pensiun, peninjauan masa kerja, pemberian penghargaan, kenaikan pangkat, DP-3, DUK, sumpah / janji pegawai, gaji berkala, kesejahteraan, mutasi dan pemberhentian pegawai, dikllat, ujian dinas, izin belajar pembinaan kepegwaian dan disiplin pegawai menyusun standar kompetensi pegawai, tenaga teknis, tenag fungsional, analisis jabatan, analisis beban kerja, budaya kerja, dan tugas tata usaha kepegawaian lainnya;
  5. Melakukan penyusun kebutuhan perlengkapan, pengadaan dan perawatan peralatan kantor, pengamanan, usulan penghapusan asset dan penyusunan laporan pertanggungjawaban atas barang-barang inventaris;
  6. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleeh ekretaris.

 

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan

  • Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan mempunyai tugas mengkoordinasikan dan melaksanakan kebijakan di bidang pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan dan pemberdayaan masyarakat pada para bencana serta pengurangan resiko bencana.
  • Untuk melaksanakan tugas Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mempunyai fungsi :
    1. Perumusan kebijakan di bidang pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan pada dra bencana serta pengurangan resiko bencana
    2. Pengkoordinasian dan pelaksanaan kebijakan di bidang pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan pada pra bencana serta pengurangan resiko bencana;
    3. Pelaksanaan kerja sama dengan instansi atau lembaga terkait di bidang pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan pada pra bencana serta pengurangan resiko bencana;
    4. Pemantauan, evaluasi dan analisis pelaporan di bidang pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat pada pra bencana serta pengurangan resiko bencana;
    5. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Badan.

Seksi Pencegahan

Seksi Pencegahan mempunyai tugas :

  1. menyiapkan bahan perencanaan kebijsksn di bidang pencegahan pada saat pra bencana dan pengurangan resiko bencana;
  2. menyiapkan bahanpedoman teknis dan standart di bidang pencegahan pada saat pra bencana serta pengurangan resiko bencana;
  3. menyiapkan bahan pelaksanaan kebijakandi bidang pencegahanpada saat pra bencana serta pengurangan resiko bencana dengan menyusun Rencana Aksi Daerah;
  4. menyiapkan bahan kerjasama di bidang pencegahan pada saat pra bencana pengurangan resiko bancana;
  5. menyiapkan bahan pengendalian dan pengawasan di bidang pencegahan pada saat pra bencana serta pengurangan resiko bencana;
  6. menyiapkan bahan dan menyusun laporan di bidang pencegahanpada saat pra bencana serta pengurangan resiko bencana;
  7. menyiapkan bahan evaluasi di idang pencegahan pada saat pra bencana serta pengurangan resiko bencana;
  8. menyiapkan bahan pemaduan penanggulangan bencana dalam perencanaan pembangunan daerah ;
  9. menyiapkan bahan pemaduan penanggulangan bencana dalam perencanaan pembangunan daerah ;
  10. menyiapkan bahan pendidikan dan pelatihan dasar, lanjutan, teknis, stimulasi dan gladi ;
  11. melaksanakna tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

Seksi Kesiapsiagaan

Seksi Kesiapsiagaan mempunyai tugas :

  1. menyiapkan bahan perencanaan kebijakan di bidang kesiapsiagaan pada pra bencana, peringatan dini dan mitigasi bencana;
  2. menyiapkan bahan pedoman teknis dan standart di bidang kesiapsiagaan pada pra bencana, peringatan dini dan mitigasi bencana;
  3. menyiapkan bahan pelaksanaan kebijakan di bidang kesiapsiagaan pad pra bencana, peringatan dini dan mitigasi bencana;
  4. menyiapkan bahan kerja sam di bidang kesiapsiagaan pada pra bencana, peringatan dini dan mitigasi bencana;
  5. menyiapkan bahan pengendalian dan pengawasan di bidang kesiapsiagaan pada pra bencana, peringatan dini dan mitigasi bencana;
  6. menyiapkan bahan dan menyusun laporan kesiapsiagaan pada pra bencana;
  7. menyiapkan bahan fasilitasi di bidang kesiapsiagaan pada pra bencana, peringatan dini dan mitigasi bencana;
  8. menyiapkan bahan evaluasi kesiapsiagaan pada pra bencana, peringatan dini dan mitigasi bencana;
  9. melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

 

Bidang Kedaruratan dan Logistik

  • Bidang Kedaruratan dan Logistik mempunyai tugas mengkoordininasikan dan melaksanakan kebijakan penanggulangan bencana pad saat tanggap darurat dan dukungan logistik.
  • Untuk melaksanakan tugas Bidang Kedaruratan dan Logistik mempunyai fungsi :
    1. perumusan kebijakan di bidang penanggulangan bencana pada saat tanggap darurat, penanganan pengungsi dan dukungan logistik;
    2. pengkoordinasian dan pelaksanaan kebijakan di bidang penanggulangan bencana pada saat tanggap darurat, penanganan pengungsi dan dukungan logistik;
    3. komando pelaksanaan penanggulangan bencana pada saat tanggap darurat;
    4. pelaksanaan kerja sama di bidang penaggulangan bencana pad asaat tanggap darurat, penanganan pengungsi dan dukungan logistik;
    5. pemantaun evaluasi dan analisis pelaporan tentang pelaksanaan kebijakan di bidang penanggulangan bencana pda saat tanggap darurat, penanganan pengungsi dan dukungan logistik;
    6. pelaksanaan tugas- tudas lain yang diberikan Kepala Badan.

Seksi Kedaruratan

Seksi Kedaruratan mempunyai tugas :

  1. menyiapkan bahan perencanaan kebijakan di bidang penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi pada saat tanggap darurat :
  2. menyiapkan bahan pedoman teknis dan standart di bidang penanggulangan bencana dan penanggulangan pengungsi pada saat tanggap darurat;
  3. menyiapkan bahan pelaksanaan kebijakn di bidang penanggulangan bencana dan penaganan pengungsi padasaat tanggap darurat;
  4. menyiapkan bahan kerja sama di bidang penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi pada saat tanggap darurat;
  5. menyiapkan bahan pengendalian dan pengawasan di bidang penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi pada saat tanggap darurat;
  6. menyiapkan bahan dan menyusun laporan di bidang penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi pada saat tanggap darurat ;
  7. menyiapkan bahan fasilitasi di bidang penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi pada saat tanggap darurat;
  8. menyiapkan bahan evaluasi di bidang penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi pada saat tanggap darurat ;
  9. melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

Seksi Logistik

Seksi Logistik mempunyai tugas :

  1. menyiapkan bahan perencanaan kebijakn di bidang dukungan logistik ;
  2. menyiapkan bahan pedoman teknis dan stendart di bidang dukungan logistik ;
  3. menyiapkan bahan pelaksanaan kebijakan di bidang dukungan logistik ;
  4. menyiapkan bahan kerja sama di bidang dukungan logistik ;
  5. menyiapkan bahan pengendalian dan pengawasan di bidang dukungan logistik ;
  6. menyiapkan bahan dan menyusun laporan di bidang dukungan logistik;
  7. menyiapkan bahan fasilitasi di bidang dukungan logistik ;
  8. menyiapkan bahan evaluasi di bidang dukungan logistik ;
  9. melaksanakan tugas – tuggas lain yang dibarikan oleh Kepala Bidang.

 

Bidang Rehabilitasi Dan Rekonstruksi

  • Bidang Rehabilitasi Dan Rekonstruksi mempunyai tugas mengkoordinasikan dan melaksanakn kebijakan di bidang penanggulangan bencana pada pasca bencana.
  • Untuk melaksanakan tugas Bidang Rehabilitasi Dan Rekonstruksi, mempunyai fungsi :
  1. perumusan kebijakan di bidang penanggulangan bencana pada pasca bencana;
  2. pengkoordinasian dan pelaksanaan kebijakan di bidang penanggulangan bencana pada pasca bencana ;
  3. pelaksanaan kerja sama dengan instansi atau lembaga terkait di bidang penanggulangan bencana pada pasca bencana;
  4. pemantauan, evaluasi dan analisis pelaporan di bidang penanggulangan bencana pada pasca bencana;
  5. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan.

 Seksi Rehabilitasi

Seksi Rehabilitasi mempunyai tugas :

  1. Menyiapkan bahan perencanaan kebijakan di bidang rehabilitasi pasca bencana ;
  2. Menyiapkan bahan pedoman teknis dan standart di bidang rehabilitasi pasca bencana ;
  3. Menyiapkan bahan pelaksaan kebijakan di bidang dukungan logistik ;
  4. Menyiapkan bahan kerja sama di bidang rehabilitasi pasca bencana ;
  5. Menyiapkan bahan pengendalian dan pengawasan di bidang rehabilitasi pasca bencana ;
  6. Menyiapkan bahan dan menyusun laporan di bidang rehabilitasi pasca bencana ;
  7. Menyiapkan bahan fasilitasi di bidang pasca bencana;
  8. Menyiapkan bahan evaluasi di bidang rehabilitasi pasca bencana;
  9. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

Seksi Rekonstruksi

Seksi Rekonstruksi mempunyai tugas :

  1. Menyiapkan bahan perencanaan kebijakan di bidang rekonstruksi sarana prasarana, kehidupan sosial masyarakat dan pelayanan publik;
  2. Menyiapkan bahan pedoman teknis dan standart di bidang rekonstruksi sarana prasarana, kehidupan sosial masyarakat dan pelayanan publik;
  3. Menyiapkan bahan pelaksanaan kebijakan di bidang rekonstruksi saran prasarana, kehidupan sosial masyarakat dan pelayanan publik;
  4. Menyiapkan bahan kerja sama di bidng rekonstruksi sarana prasarana, kehidupan sosial masyarakat dan pelayanan publik;
  5. Menyiapkan bahan pengendalian dan pengawasan di bidang rekonstruksi sarana prasarana, kehidupan sosial masyarakat dan pelayanan publik ;
  6. Menyiapkan bahan dan menyusun laporan di bidang rekonstruksi sarana prasaran, kehidupan sosial masyarakat dan pelayanan publik ;
  7. Menyiapkan bahan fasilitasi di bidang rekonstruksi sarana prasarana, kehidupan sosial masyarakat dan pelayanan publik ;
  8. Menyiapkan bahan evaluasi di bidang rekonstruksi sarana prasarana, kehidupan sosial masyarakat dan pelayanan publik ;
  9. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

 

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

  • Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.
  • Setiap kelompok dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang diangkat oleh Bupati.
  • Jenis jenjang dan jumlah jabatan fungsional ditetapkan oleh Bupati berdasarkan kebutuhan dan beban kerja, sesuai Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

 TATA KERJA

  • Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Kepala Badan, Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Sub Bagian, Kepala Sub Bidang dan Kelompok Jabatan Fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam lingkungan masing – masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Pemerintah Daerah serta instansi lain di luar Pemerintah Daerah sesuai dengan tugas pokoknya masing – masing.
  • Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing masing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah – langkah yang diperlukan.
  • Setiap pemimpin satuan organisasi bertanggungjawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya masing – masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya.
  • Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk dan bertanggungjawab pada atasannya masing – masing serta menyampaikan laporan berkala tepat waktu.
  • Setiap laporan yang diterima oleh pimpinan satuan organisasi dan bawahannya wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan untuk penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk lebih lanjut kepada bawahannya.
  • Dalam menyampaikan laporan masing – masing kepada atasan, tembusan laporan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja.