PASAR MURAH, MINIMALISIR LONJAKAN HARGA

Upload by - Sabtu, 12 Juli 2014

Blitar – Menjelang Idul fitri, seperti tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar pasar murah di berbagai kecamatan di wilayah tersebut. Tujuannya untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok. Demikian ungkapan Kabag Perekonomian Setda. Kabupaten Blitar, Ahmad Budi Hartawan, S.Sos saat membacakan laporannya pada pembukaan pasar Murah di Kecamatan Selorejo, Jumat (11/7).

Menurutnya, dengan pasar murah beban masyarakat terhadaap kebutuhan menjalang lebaran berkurang. Tahun ini, Pemerintah kabupaten Blitar mendistribusikan paket beras, gula, dan minyak goreng sekitar 13.200 paket, dengan rincian; beras 5 kg dari Rp. 44.250 mendapat subsidi Rp 20.000 menjadi Rp 24.250, gula 2 kg yang semula Rp. 25.160 mendapat subsidi Rp. 8.000 menjadi Rp. 17.160 dan mintak goreng 2 liter dari Rp. 30.770 mendapat subsidi Rp. 8.000 menjadi Rp. 22.770. Ditegaskan pula,  jumlah warga sekitar 40 ribu  yang meliputi Kecamatan Bakung, Wates, Selorejo, Udanawu akan mendapat 350 paket, jumlah warga sekitar 40-60 ribu  mendapat 450 paket meliputi Kecamatan Sutojayan, Wlingi, dan Wonodadi. Sedangkan warga lebih dari 60 ribu yang meliputi Kecamatan Garum, Srengat, Kanigoro dan Binangun akan mendapat 550 paket. Pasar murah yang dimulai dari 11 Juli berakhir 23 Juli 2014 di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar.

Sementara itu Wakil Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM  dalam sambutannya mengungkapkan, dengan pasar ini masyarakat  tetap bisa menjangkau berbagai kebutuhan terutama beras, minyak goreng dan gula. Orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini juga berpesan agar masyarakat hidup tidak berlebihan.

Sekedar catatan, usai pembukaan pasar murah tersebut, wabup beserta rombongan yang terdiri dari Kepala SKPD, wakil TP PKK Kabupaten Blitar mengunjungi stand-stand  pasar murah yang diikuti beberapa SKPD, Kelompok Masyarakat, kelompok PKK maupun darma wanita. (Humas)