PELAKSANAAN KURIKULUM BARU DI KAB. BLITAR TERKENDALA KETERSEDIAAN BUKU PELAJARAN
Upload by - Sabtu, 16 Agustus 2014
Blitar – Sudah selama 2 pekan terakhir kurikulum baru 2013 diberlakukan, termasuk di sekolah-sekolah di wilayah Kab. Blitar. Meskipun telah berjalan, pelaksanaannya masih terkendala ketersediaan sarana-prasarana pendidikan, utamanya buku pelajaran. Ini diakui Kepala Dinas Pendidikan Kab. Blitar, Totok Subihandono. Menurut Totok, hingga kini semua sekolah di Kab. Blitar belum mendapatkan bantuan buku kurikulum baru dari pusat. Misalnya saja untuk SMA, dari 7 lembaga belum satupun mendapatkan dropping buku. Padahal 3 diantaranya yakni SMAN Garum, SMAN Talun, dan SMAN Kesamben sudah ditunjuk sebagai sekolah pilot project. Demikian juga dengan SMK yang tercatat ada 5 lembaga dan SMP 50 lembaga, tidak satupun yang menerima bantuan buku dari pusat. Totok belum dapat memastikan kapan Kementerian Pendidikan akan menditribusikan buku pelajaran tersebut kepada sekolah, mengingat hingga kini sekolah hanya menerima CD yang berisi materi pelajaran kurikulum baru 2013 yang sementara dijadikan acuan untuk proses belajar-mengajar.
Di sisi lain, dari segi SDM guru hampir semuanya sudah mengikuti pelatihan untuk penguasaan kurikulum 2013. Dari 8.000 lebih guru di Kab. Blitar, sudah 90% diantaranya yang menjalani pelatihan kurikulum 2013. (IM-Dishubkominfo)