PEMKAB. BLITAR SIAPKAN ANGGARAN 3 M, UNTUK BANTUAN JAMBAN BAGI WARGA MISKIN
Upload by - Senin, 20 Oktober 2014
Sampai dengan Tahun 2014 tercatat sekitar 3000 warga miskin di Kabupaten Blitar tidak memiliki fasilitas jamban. Jumlahnya pun tersebar hampir di semua kecamatan. Terkait kondisi tersebut, tahun ini Pemkab. Blitar berencana memberikan bantuan untuk pembangunan fasilitas jamban bagi warga miskin. Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani, melalui APBD Pemkab. Blitar telah menyediakan anggaran mencapai Rp 3 miliar. Dengan anggaran tersebut pemerintah akan memberikan bantuan berupa material bangunan kepada warga miskin untuk membuat jamban pribadi. Berdasarkan hasil penghitungan sebelumnya, biaya yang dibutuhkan untuk membuat satu unit jamban diperkirakan sebesar Rp 1 juta. Sehingga diestimasikan, dengan anggaran sebesar Rp 3 miliar, maka bantuan pembuatan jamban bisa diberikan kepada sekitar 3000 warga miskin, sesuai dengan data sementara yang dikantongi Dinas Kesehatan saat ini. Namun setelah dilakukan penghitungan ulang yang menyesuaikan harga pasar, ternyata anggaran yang dibutuhkan untuk pembuatan 1 unit jamban utamanya pembelian material bangunan mencapai Rp. 1 juta 500 ribu. Sehingga dimungkinkan jumlah warga miskin yang akan menerima bantuan tidak mencapai 3000 KK. Hanya saja terlaksana atau tidak bantuan tersebut, menurut Kuspardani tergantung dari kesiapan Kepala Desa dan warga bersangkutan. Mengingat pemerintah hanya memberikan bantuan berupa material bangunan. Meski tahun ini belum semua warga miskin yang tercover, namun menurut Kuspardani pemerintah akan berupaya mengalokasikan anggaran bantuan pembuatan jamban secara bertahap. Apalagi jika dilihat dari jumlah real warga miskin di Kabupaten Blitar yang berdasarkan data BPS mencapai 78 ribu lebih, diperkirakan jumlah gakin yang belum memiliki sarana BAB pun lebih banyak. Untuk sementara direncanakan baru warga miskin di 10 kecamatan saja yang akan mendapatkan bantuan pembuatan jamban. Antara lain Kecamatan Wlingi, Sutojayan, Kademangan, Wonotirto, Srengat, Ponggok, Sanankulon, Nglegok, Garum, dan Kanigoro. ( Sumber Berita : IRM )