P2KP, PENINGKATAN DIVERSIFIKASI PANGAN
Upload by - Rabu, 22 Oktober 2014
Blitar – Target pembangunan dibidang pertanian nasional satu diantaranya peningkatan swasembada berkelanjutan yakni peningkatan diversifikasi pangan dengan programnya Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP). Ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat kearah asupan pangan lebih beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA). Langkah ini sejalan dengan upaya untuk membangun masyarakat di Kabupaten Blitar yang lebih baik, yaitu lebih sehat, aktif, dan produktif. Demikian ungkapan Wakil Bupati Blitar, H.Rijanto saat pembukaan expose percepatan penganekaragaman konsumsi pangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), Rabu (22/10) di Dukuh Pacuh Penataran Kecamatan Nglegok.
Lebih lanjut orang nonmor dua di Kabupaten Blitar ini juga menjelaskan, permasalahan yang sampai sekarang masih menjadi kendala utama adalah tingginya ketergantungan terhadap beras dalam pola konsumsi pangan di masyarakat. Untuk mengetahui tingkat kualitas konsumsi pangan tercermin dari Skor Pola Pangan Harapan (PPH). Berdasarkan hasil survey konsumsi pangan wilayah di Kabupaten Blitar Tahun 2012 mencapai skor 80,3 dan Tahun 2013 mengalami peningkatan 82,5 sedangkan skor di Jawa Timur 82,2. Ini mneunjukkan pola konsumsi pangan amsyarakat Kabupaten Blitar sudah mulai mengarah pada pola konsumsi pangan yang beragam dan bergizi seimbang meskipun skor masih dibawah nasional yakni 88,9 pada Tahun 2013.Karena itu upaya peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat yang B2SA juga terkait dengan pencapaian target swasembada beras surplus 10 juta ton pada Tahun 2015. Salah satu upayanya dengan menurunkan konsumsi beras 1,5% per tahun melalui peningkatan penganekaragaman konsumsi pangan lainnya. Juga digalakkan sebagai impelementasi dari gerakan P2KP yakni optimlaisasi pemanfaatan pekarangan, pengembangan pangan local dan sosialisasi serta promosi penganekaragaman konsumsi pangan.
Wabup juga berharap dengan kegiatan ekpose B2SA dan gelar pangan olahan non beras ini dapat diimplementasikan pada masyarakat luas.
Sebelumnya, Ir.Ulfie Zulfikar Z, MM, Kepala Kantor Ketahanan Pangan kabupaten Blitar dalam laporannya menjelaskan, kegiatan yang diikuti oleh masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terhadap pola makan yang bergizi, seimbang dan aman. Diharapkan perempuan sebagai penyedia pangan keluarga mampu mendukung upaya peningkatan kualitas konsumsi pangan.
Wakil Bupati Blitar sebelumnya menggunyting pita sebagai tanda dibukanya ekpose menu. Mantan Kepala dinas Pendidikan dan rombongan juga berkesempatan meninjau lokasi bazaar. (Humas)