Progress Report Program Emas Di Kabupaten Blitar Tahun 2015
Upload by - Kamis, 29 Januari 2015Progress_Report_Program_Emas_Di_Kabupaten_Blitar_Tahun_2015_Dinkes
Dalamupayamempercepatpenurunan AKI dan AKN tersebut, padatanggal 26 Januari 2012 SekretarisJenderalKementerianKesehatan dr. Ratna Rosita, MPHM bersamaDirjenDirektoratGizi, KesehatanIbudanAnak Dr. SlametRiyadiYuwono, danDirektur USAID Indonesia Glenn Anders telah meluncurkan program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) di KementerianKesehatan RI. Program EMAS merupakan program hasilkerjasamaantaraPemerintah Indonesia denganlembaga donor USAID, yang bertujuanuntukmenurunkan AKI dan AKN di Indonesia sebesar 25%. Untukmencapai target tersebut, program EMAS akandilaksanakan di provinsidankabupatendenganjumlahkematian yang besar
Wakil Director dari USAID, Derrik Brown bersamaGubernurJawaTimur, KepalaDinasKesehatanProvinsiJawaTimur, pejabat senior KementerianKesehatan RI, PersatuanRumahSakitSeluruh Indonesia (PERSI), dandirektur-direktur RS di JawaTimurmeresmikan program Expanding Maternal and Newborn Survival (EMAS) di JawaTimurpada acara RakorkesdaDinasKesehatanProvinsiJawa Timur-25April 2012.
Program EMAS akandifokuskanpada 30 kabupaten di enamprovinsiyaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah danJawaTimur, karenaprovinsi-provinsitersebutmenyumbangkuranglebih 50 persendariseluruhkematianibu di Indonesia. JawaTimurdaerahintervensinyaadalahKabupaten Malang, KabupatenSidoarjo, Kabdan Kota Pasuruan, KabJombang, Kabdan Kota Blitar, Kab. NganjukdanKab. Tuban.Kabupatendan Kota BlitarFasilitasKesehatan yang menjadidampingan EMAS adalah RSUD NgudiWaluyo, RSD Mardi Waluyo, RSU An Nisaa, RSU Aulia, RSU Aminah, PKM Doko, PKM Gandusari, PKM Ponggok, PKM Wonotirto, PKM Kepanjenkiduldan PKM Sananwetan.
EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) adalah sebuah program kerjasamaKementrianKesehatan RI dan USAID selamalimatahun (2012-2016) dalamrangkamengurangiangkakematianibudanbayibarulahir.ProgramEMASakanmeningkatkan kualitaspelayanandaruratobstetri dan neonataldanmeningkatkan efisiensidan efektivitassistemrujukanantara rumah sakitdanPuskesmas, BPS, dokterpraktek. Melaluireview secarasistematisdariprosedurdan kebijakandi rumah sakit, terlibatnyapenyedia layanan kesehatandalamproses identifikasimasalah, menetapkan standaruntuk perawatan, merancangsolusiuntuk memperbaiki kekurangandanmanfaat dariperubahan yang terjadi-semua dengan tujuanmenyelamatkan nyawaibu danbayi baru lahir. "Perubahan bukanlahhal yang mudah," "tetapi perubahan sangatmungkin jikakita mulaidenganlangkah-langkah kecilyangmembangunapa yang sudahkita miliki. Itu semua tergantung padakemauanAndadan bekerjadari dalamhati Anda"
EMAS bertujuanuntuk :
- Meningkatkankualitaspelayanan PONED & PONEK. Memastikanintervensimedisprioritas yang mempunyaidampakbesarpadapenurunankematianditerapkan di RS dan Puskesmas. Pendekatantatakelolaklinis (clinical governance) diterapkan di RS dan Puskesmas.
- Meningkatkanefektifitasdanefisiensisistemrujukanantar Puskesmas/Balkesmasdan RS. Penguatansistimrujukan. Meningkatkanperansertamasyarakatdalammenjaminakuntabilitasdankualitasnakes, faskesdanPemda. Meningkatkanaksesmasydalammemanfaatkanpelayanankesehatan .
Program EMAS bekerjasamadenganpemerintah di setiaptingkatan, sektorswasta, organisasiprofesi, organisasimasyarakatsipil (CSO), sertaorganisasiterkemuka di Indonesia sepertiMuhammadiyahdanYayasanKesehatan Budi Kemuliaanuntukmembangunkapasitas yang berkelanjutan di daerahdansistemkesehatan di bawahbimbingandaripraktisikesehatanuntukmeningkatkantatalaksanadanpenanganankomplikasiselamadansetelahmelahirkan.
Kegiatan Program EMAS bersama-samadenganDinasKesehatan, RumahSakit, Puskesmas danmasyarakat di Kabupatendan Kota Blitarantara lain adalah :
- AssesmentKlinis, PendampinganKlinis di FasilitasKesehatanBinaan EMAS danKunjunganKliniske RSUD Kanjuruhan Malang
- Penguatanpenanganankegawatdaruratan obstetric dan neonatal di 24 puskesmaskabupatenmelaluiserangkaiankegiatan Drill EmergensibersamaSpOGdanSpA
- Peluncuran Si JariEMAS (SistemInformasiJejaringRujukan-pelayanan online rujukan 24 jam) pada17 November 2014.
- Kegiatan Audit Maternal dan Neonatal sebagai media pembelajarandarisetiapkasuskematian agar tidakterulanglagikesalahan yang dilakukan sebelumnya yang mengakibatkan kematian Ibu maupunBayi Mei 2014 s/d 22 November 2014
- Pembentukan FMM Blitar (FP Kesia), FMM Kecamatan, Motivator KIA (MKIA) sebagaibagiandariOrganisasiMasyarakatSipil (CSO)
- Hearing dengan DPRD (Komisi 4). 12 Januari 2015.
Dengandiadakannyapertemuan/ hearing dengankomisi 4 yang membidangiKesehatandiharapkanterjalinhubungan yang baikantaramasyarakatsebagaipenggunalayanandenganpemerintahmelalui kebijakan2 ygdiambiloleh DPRD
- AudiensidenganKepalaDinasKesehatanKab. Blitar. 23 Desember 2014
Hasilaudiensi :Kesepakatanuntukmereplikasi FMM pada 18 Kecamatan di KabupatenBlitar
- Sosialisasimelalui media cetakdan media elektronik (Talk Show). Diharapkandengansosialisasimelaluikedua mediatersebutsemakinbanyakmasyarakat yang ikutdanmendukungdalamgerakaninisehinggamembantumenurunkankematianIbudanBayi.
Progress Reportnya anatara lain berupa :
- Dari SisiKlinis :
- HasilAssesmentdariKegiatanPendampinganmaupunAssesmentsecaramandiridi FasilitasKesehatandampingan EMAS menggunakanAlatPantauSistemKinerjaKlinis Di RumahSakitdqan Puskesmas
- ManajemenKomplikasisetiapbulandariFasilitasKesehatan yang di dampingi EMAS menggunakan Data PMP – DikumpulkandariBuku Register.