BUPATI BLITAR SIDAK PASAR TRADISIONAL
Upload by - Selasa, 14 Juli 2015
Blitar – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Bupati Blitar H.Herry Noegroho dan Wakil Bupati Blitar, H.Rijanto serta beberapa Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional antara lain pasar tradisional Srengat dan Sutojayan Tujuannya untuk memastikan bahwa kebutuhan pokok stabil dan terjangkau oleh masyarakat. Dari sidak yang telah dilakukan di beberapa pasar tersebut, harga stabil, tidak ada kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan mencolok terlihat hanya pada harga cabai dan sayur mayur.
Disela-sela kegiatan itu Bupati Blitar mengungkapkan, inspeksi mendadak ini juga sebagai langkah lanjutan operasi pasar yang telah digelar beberapa waktu lalu, di masing-masing kecamatan. Seperti diketahui, operasi pasar dilakukan untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok. Jika harga stabil, masyarakat tetap bisa menjangkaunya. Harga di Pasar Lodoyo (Sutojayan) seperti beras Rp8500/kg, cabai sekitar Rp35000, minyak goreng Rp11000/liter, gula Rp12000/kg, dan daging ayam sekitar Rp30000/kg.
Dalam hukum permintaan, semakin rendah harga suatu barang, maka makin banyak jumlah barang yang diminta dan sebaliknya semakin tinggi harga suatu barang, maka jumlah yang diminta berkurang”. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Blitar selalu mengadakan operasi pasar ketika menjelang hari raya Idul Fitri. Pasar murah sesuai dengan Surat dari Menteri Dalam Negeri No.500/2419/SJ tentang Stabilisasi pangan dan Inflasi menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H. Pasar murah Tahun 2015 ini digelar dari 24 Juni sampai dengan 8 Juli 2015 di 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar. Paket pasar murah ini terdiri dari 10 ribu paket beras, gula sebanyak 9525 paket, minyak goreng 9462 paket, telur 10 ribu paket. Jumlah kebutuhan disetiap kecamatan yang ada berbeda. 400 paket beras, 400 paket telur, 384 paket gula, 378 paket minyak goreng. Ini untuk Kecamagan Bakung, Waters, Wonotirto, Selopuro, Doko, Panggungrejo dan Udanawu. Sedangkan untuk Kecamatan Gandusari, Wonodadi, Sutojayan, Kesamben, Wlingi dan Sanankulon mendapatkan 450 paket beras, 450 paket telur, 428 paket minyak goreng, 434 paket gula. Sedangkan 525 paket beras, 525 paket telur, 484 paket gula, dan 478 paket minyak goreng akan diberikan untuk Kecamatan Garum, Srengat, Kademangan, dan Ponggok.(Humas)