PERBEDAAN MENJADIKAN KEKUATAN
Upload by - Kamis, 10 September 2015
Blitar – Keanekaragaman Suku, Ras, Etnis, Budaya, Adat Istiadat, dan Bahasa, menjadikan masyarakat Indonesia lebih berwarna. Namun ke Bhinnekaan tetap menjadi nilai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk melindungi keanekaragaman ini, Tahun 2006 dibentuk Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 tentang FPK yang terbentuk hingga daerah. Adanya FPK ini diharapkan dapat memfasilitasi proses pembauran, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, bersatu, demokratis, memiliki rasa toleransi yang tinggi, saling memahami dan menghargai sesama, sehingga kehidupan ini dapat berjalan kondusif. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Fasilitasi Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Blitar 2015 di Local Education Centre, Kamis (10/9).
Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar, Ir. A.Irianto, MM ketika membacakan sambutan Kepala Bakesbangpol juga mengungkapkan, penyelenggaraan pembauran kebangsaan di Provinsi, Kabupaten/Kota menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh masyarakat, difasilitasi dan dibina oleh Pemerintah Daerah.
Ditegaskan pula, keanekaragaman ini hendaknya menjadi sumberdaya untuk kejayaan Bangsa, bukan justru mengakibatkan gejolak yang mengancam integritas Bangsa. Atau dengan kata lain, perbedaan bukan menjadi hambatan namun justru kekuatan untuk membangun kebersamaan.
Kegiatan rutin tahunan yang diikuti oleh 100 orang dari berbagai suku, ras, agama di Kabupaten ini berlangsung sehari, dengan menghadirkan nara sumber dari Universitas Wisnuwardhana Malang yakni Prof. Dr. Widodo, SH, MH. Tema yang diambil untuk fasilitasi FPK tahun ini, “Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dikalangan Etnis, Suku, dan Budaya Untuk Menciptakan Blitar Aman dan Damai.(Humas)