OLAHRAGA, WAHANA UNTUK REVOLUSI MENTAL
Upload by - Jum'at, 18 September 2015
Blitar – Ada yang berbeda dari Upacara setiap tanggal 17 di Halaman Kantor Bupati Blitar. Kamis, 17 September 2015 ditempat yang sama, karyawan/karyawati di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) yang ke-32, kendati hari bersejarah dalam dunia olahraga tersebut biasa diperingati setiap tanggal 09 September. Melalui tema,“ Gelorakan Budaya Olahraga Untuk Indonesia Hebat,” Bupati Blitar, H.Herry Noegroho selaku Inspektur Upacara mengajak seluruh peserta upacara untuk meningkatkan budaya olahraga dimasyarakat sebagai pondasi utama dalam membangun keolahragaan Nasional serta meningkatkan pola hidup sehat dan bugar. Ini sesuai dengan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi.
Bupati Blitar, saat membacakan sambutan Menpora dalam rangka peringatan HAORNAS mengungkapkan, budaya olahraga tidak dapat diperoleh secara instan namun harus melalui proses berkesinambungan dari lingkungan terkecil yakni keluarga. Untuk itu, peran keluarga sangat diperlukan dalam membangun budaya olahraga dengan menerapkan pola hidup aktif dalam aktifitas sehari-hari.
Lebih lanjut ditegaskannya, olahraga merupakan wahana untuk melaksanakan revolusi mental dan karakter bangsa Indonesia sebagaimana yang tertuang dalam NAWACITA Kabinet Kerja saat ini. Olahraga juga merupakan satu diantara role model untuk menerapkan nilai-nilai yang tekandung dalam olahraga seperti, sportivitas, disiplin, kebersamaan serta kebiasaan hidup sehat dan aktif. Menurutnya, dengan meningkatkan budaya olahraga sebagai gaya hidup sehat masyarakat, secara tidak langsung akan memperluas ruang bagi munculnya bibit-bibit olahragawan berbakat. Selanjutnya dapat dibina peningkatan prestasinya dengan dukungan sport science modern, menjadi olahragawan elit Nasional yang berprestasi di tingkat Nasional dan Internasional. Dalam sambutan tersebut, Menpora juga mengingatkan Tahun 2016 Indonesia menjadi tuan rumah tiga event besar dunia yaitu 6th Tafisa Word Sport for All Games di Jakarta, yang akan diikuti sekitar 110 negara, The 8th Asian Games 2018 dan The 3rd Asian Paragames 2018 di Jakarta dan Palembang. Event tersebut juga menjadi momentum bangkitnya industry olahraga dan pariwisata tanah air sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat.
Dihadapan peserta upacara, Menpora melalui orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini mengajak seluruh masyarakat di Indonesia untuk meningkatkan prestasi, mengedepankan nilai-nilai dan prinsip olahraga serta tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mau mengambil keuntungan sendiri. (Humas)