MENATA STRATEGI UNTUK KEMBANGKAN DESA WISATA

Upload by - Rabu, 30 Maret 2016

Blitar – Potensi pariwisata di Jawa Timur termasuk di Kabupaten Blitar cukup beragam dan potensial untuk dikembangkan. Mulai wisata alam, sejarah, seni dan budaya serta wisata kuliner. Tujuannya meningkatkan perekonomian masyarakat desa . Untuk itu, pengembangan desa wisata perlu strategi, antara lain  inovatif, kreatif menunjukkan identitas dan ciri khas daerah. Hal ini mengemuka pada pembukaan Sosialisasi dan Workshop Serta Penyusunan Perencanaan Program Pengembangan Desa Wisata dan Ekosistem Berbasis Pemberdayaan Masyarakat yang berkelanjutan di Provinsi Jawa Timur, Selasa 29 Maret 2016 di Ruang Perdana Kantor Bupati Blitar.

Ir.Hj.Airlanggiwati, M.MA, perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya mengungkapkan, tujuan dari workshop  yang berlangsung sehari dengan diikuti sekitar 150 peserta ini untuk mendapatkan output dari pengembangan desa wisata.Juga sebagai langkah kontinu untuk melakukan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Blitar terutama dibidang pariwisata. Pengembangan potensi pariwisata juga dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Ditegaskannya, masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton namun juga sebagai pelaku. Untuk itu, Bappeda Provinsi Jawa Timur mulai Tahun 2013 telah melakukan pendampingan perencanaan praktis  pengembangan desa wisata.

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis yang membuka secara langsung kegiatan tersebut menyambut baik langkah Bappeda Provinsi Jawa Timur. Harapannya Kabupaten Blitar potensi wisatanya bisa terangkat, mengingat kabupaten dengan sebutan Seribu Candi ini mempunyai potensi pariwisata yang banyak dan layak untuk dikunjungi wisatawan. Dihadapan peserta workshop seperti  dari Asosiasi Desa Wisata, Camat, Kades serta beberapa awak media, orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini mengakui, potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Blitar ini memang belum tergarap secara maksimal. Padahal, potensi alamnya, situs sejarah maupun wisata seni dan budayanya tidak kalah dengan daerah lain, misalnya Gunung Kidul Yogyakarta.  Melalui era kepemimpinannya, sesuai visi dan misi yang diusung bersama Bupati Blitar, H.Rijanto, Wabup optimis, kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar bisa meningkat. Wabup berharap dukungan semua pihak termasuk investor untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Blitar.

Wakil Bupati Blitar dalam kesempatan itu juga menyampaikan sekitar 10 desa wisata yang masuk nominasi untuk dikembangkan antara lain; Nglegok, Desa Serang, Tumpak Kepuh, Desa Krisik, Desa Soso, Sumberasri, Karangsono, Desa Ngrejo, Plumbungrejo dan Desa Kemloko. Menurutnya, masing-masing desa ini mempunyai ciri khas untuk menjadi desa wisata. Wabup juga mengingatkan, kawasan desa wisata harus berdasarkan prinsip pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan pembangunan bernuansa lingkungan.(Humas)