CEGAH JAJANAN BERBAHAYA, DINAS KESEHATAN GENCAR LAKUKAN SIDAK
Upload by - Minggu, 05 Juni 2016
Blitar – Bukan hanya darurat narkoba saja yang saat ini menjadi perhatian publik, namun kualitas jajanan anak sekolah juga mendapat perhatian Dinas Kesehatan yang sering dijadikan ajang kecurangan produsen demi memperoleh keuntungan berlipat dengan mencampurkan bahan kimia berbahaya kedalam makanan yang dijual ke anak-anak sekolah. Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar melalui Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Krisna Yekti mengatakan, dari hasil uji petik yang dilakukan Dinas Kesehatan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM menemukan banyak jajanan anak sekolah yang mengandung boraks dan formalin yang terjual bebas dikalangan anak sekolah. Demi mencegah beredarnya makanan dan minuman berbahaya terutama jelang puasa, Krisna Yekti mengatakan akan gencar turun ke lapangan sembari memberikan sosialisasi kepada para penjual dan orang tua tentang bahaya boraks dan formalin dalam makanan. Krisna menambahkan, hasil uji petik yang dilakukan oleh Badan POM menemukan cireng yang mengandung boraks serta jajanan kripik usus yang mengandung formalin. (RIZ-Dishubkominfo)