SEKRETARIS DAERAH: JADILAH PEMIMPIN YANG KREATIF DAN INOVATIF
Upload by - Kamis, 23 Juni 2016
Blitar – Diklat kepemimpinan IV merupakan sarana untuk memeprbaiki kinerja agar lebih berkualitas, handal dan inovatif.Mengingat tantangan kedepan semakin komplek. Apalagi memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang satu diantaranya mensyaratkan inovasi, sehingga pegawai ASN dituntut untuk berkompetisi secara sehat dan ketat. Pilar utamanya adalah kesiapan SDM yang handal, professional dan berwawasan. Demikian sambutan Bupati Blitar, H.Rijanto yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Drs. Palal Ali Santoso, MM pada kegiatan penutupan Diklat Kepemimpinan IV Angkatan ke XCIV (94) Tahun 2016 Pemerintah Provinsi Jawa Timur di LEC Pojok Garum, Kabupaten Blitar.
Sekretaris Daerah juga mengingatkan, agar para pegawai untuk kerja ikhlas, kerja keras, dan selalu menanamkan dalam hati bahwa kerja sebagai bentuk ibadah. Tujuannya, kinerja semakin maksimal jika diiringi dengan hal tersebut.
Hal senada juga disampaikan, Kepala BKD Kabupaten Blitar, A.Lazim. Diungkapkannya bekerja harus ikhlas, sabar dan selalu dijalan Allah SWT. Agar amanah tersampaikan dengan baik, kerja menjadi lancar dan sukses. Diklatpim IV diikuti oleh 40 peserta, dari 10 Maret – 22 Juni 2016 atau selama 88 hari kerja (31 hari kerja untuk pembelajaran klasikal, 57 hari pembelajarn non klasikal) tersebut, hanya satu yang belum lulus. Karena laporan dinilai belum mencukupi. Sehingga yang terkait mendapat waktu sekitar 2 bulan dari sekarang untuk menyelesaikan laporan tersebut. Sementara dari 39 peserta itu, 10 diantaranya masuk sepuluh besar nilai terbaik. Namun yang berhak mendapatkan piagam penghargaan yakni peserta terbaik pertama Nuraeni dari Dinas Kesehatan, Yeni Sekretaris Kelurahan Jingglong, dan Mujiana Kasi Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Kepala BKD Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan, nilai dari hasil Diklatpim ini mengalami penurunan dari angkatan sebelumnya. Ini diprediksi karena penggarapan laporan project locus belum sempurna, peserta apatis terhadap materi diklat serta masih adanya ego sektoral. Kendati demikian, pihaknya berharap, para peserta tetap semangat menjalankan tugas di SKPD masing-masing dengan disiplin, profesional. Mengaplikasikan ilmu yag telah didapat selama diklat.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Bagus Pujiono, M.Pd, Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan pada Badan Diklat Provinsi Jawa Timur menegaskan, kebutuhan kompetensi kepemimpinan dewasa ini tentu berbeda dengan kebutuhan beberapa tahun lalu. Jika beberapa waktu lalu lebih menitikberatkan pada kemampuan manajerialnya sesuai levelnya, saat ini mengarah kepada kepemimpinan yang transformative, baik di level teknis, manajerial dan stratejik. Dengan demikian kepemimpinan transformative harus bisa memandu, mengarahkan dan mempengaruhi orang yang dipimpin untuk membawa perubahan baik internal maupun eksternal. Harapnnya pula, bagi peserta yang telah lulus melaksanakan Diklatpim IV ini, project perubahan yang telah didapat sebagai momentum untuk menaikkan kinerja. Para mentor juga diharapkan tetap mengingatkan tentang inovasi. Mereka harus berinovasi, project perubahan harus terus berjalan demi pelayanan publik yang lebih baik.
Seperti diketahui, pembukaan Diklat Kepemimpinan IV Angkatan 94 Tahun 2016 Pemerintah Provinsi Jawa Timur Di Kabupaten Blitar, dibuka secara langsung oleh Bupati Blitar, H.Rijanto pada Kamis 10 Maret 2016 di Local Education Centre Pojok Garum. Saat itu, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini dalam sambutannya menegaskan, Diklatpim ini diselenggarakan bukan sekedar untuk memenuhi persyaratan administrasi atau formalitas belaka. Mengingat jabatan eselon IV adalah posisi strategis sekaligus diharapkan mampu berkontribusi terhadap kelancaran tupoksi di masing-masing SKPD. Untuk itu Pejabat Eselon IV dituntut mampu serta terampil mengerjakan tugas dan lebih inovatif. Selain penyusunan tugas juga mengimplementasikan proyek perubahan subtansinya bersumber dari lingkungan tempat kerja peserta, sehingga diharapkan manfaat dan dampaknya langsung bisa dirasakan pasca mengikuti diklat.(Humas)