PEMKAB.BLITAR DUKUNG PROGRAM SMS BUNDA

Upload by - Senin, 17 Oktober 2016

Blitar – Bupati Blitar, H.Rijanto memberikan apresiasi kepada Fatayat Nahdatul Ulama (NU) yang telah berkontribusi dibidang kesehatan, khususnya dalam upaya menurunkan kematian ibu dan anak yang baru dilahirkan. Fatayat NU mengemas upaya tersebut dalam Program SMS Bunda. Bupati Blitar menegaskan, Pemerintah Kabupaten Blitar akan menambah jumlah sarana dan prasana untuk mendukung program tersebut. Hal ini mengemuka dalam audiensi antara Bupati Blitar dengan Fatayat NU Pusat di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Jum’at, 14 Oktober 2016.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga mengingatkan agar ibu menjaga bayi sejak dalam kandungan. Dan kegiatan menurunkan kematian ibu dan bayi harus terus menerus sampai zero atau nol kematian.

Sementara itu Evriana, Ketua Program SMS Bunda Fatayat NU Pusat menyampaikan, program ini hadir sejak 2014. Untuk wilayah Jawa Timur locus program ini di Kabupaten Blitar, Kota Surabaya, dan Kabupaten Kediri. Target dari SMS Bunda meminimalisir 7500 kematian ibu dan bayi, namun sampai saat ini masih sekitar 40%. Target kedepan baik kualitas maupun kuantitas, program ini adalah memenuhi target tersebut. Jika awalnya hanya dititik beratkan pada 4 Kecamatan sekarang ini sudah 22 Kecamatan se-Kabupaten Blitar . Harapannya pula, Rumah Sakit Umum Daerah menjadi rujukan terakhir untuk penanganan ibu dan bayi. Sehingga diharapkan  fasilitas untuk mendukung program ini juga ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten Blitar juga diminta untuk turut mensosialisasikan program tersebut.

Menjawab hal itu, Dr.ALoekqijana MARS menegaskan, akan memenuhi sarana dan prasarana tersebut. Tahun 2017 sudah seperti yang diharapkan.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Kohar Hari Santoso yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Kuspardani menyarankan, untuk memaksimalkan program tersebut diharapkan juga ada telpon darurat, karena dikhawatirkan jika hanya melalui sms, respon kurang cepat.

Hadir dalam audiensi tersebut, Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Blitar (FPKESIA). Marmin Siswoyo, Ketua FPKESIA menegaskan, mendukung penuh program SMS Bunda, karena sejalan dengan program kesehatan Kabupaten Blitar. FPKESIA dalam berbagai kesempatan dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, maupun TP PKK Kabupaten Blitar berupaya meminimalisir kematian ibu dan bayi. Harapannya, target dari program tersebut bisa dicapai.(Humas)