MTQ, MENCETAK GENERASI QUR’ANI

Upload by - Senin, 31 Oktober 2016

Blitar – Untuk ketiga kalinya, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ). Kali ini, MTQ ke-3 diselenggarakan di Kampus MA Ma’arif Kecamatan Udanawu, dari tanggal 28-30 Oktober 2016. Tujuan kegiatan ini diantaranya, mencetak generasi yang qurani, berbudi pekerti yang luhur sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Blitar. Hal ini disampaikan  Kepala Bagian Kesra , H.Makinudin, dalam laporannya saat pembukaan MTQ ke-3 di di  Kampus MA Ma’arif Kecamatan Udanawu, Jum’at, 28 Oktober 2016.

Disampaikan pula bahwa target dari panitia kegiatan ini 200 orang. Namun yang sudah terdaftar sekitar 275 peserta.  Peserta merupakan juara-juara dari tingkat kecamatan.  Untuk pendukung dari kegiatan yang akan berlangsung di Kampus MA Ma’arif ini adalah gelar produk unggulan UMKM se-Kabupaten Blitar. Juga lomba rebana se-Karisidenan Kediri  memperebutkan Piala Bupati.

Sementara itu, KH.Zamroji dalam sambutannya menyampikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blitar juga semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.  Dia menegaskan, demi ramai dan suksesnya acara ini, akan mengerahkan para santri di Pondok Pesantren Ma’arif dan masyarakat sekitar. Mengingat kegiatan ini juga sesuai dengan tema Hari Santri yakni Kita Galakkan Gerakan  Ayo Mondok. Harapannya, kegiatan ini berlangsung lancar dan sukses.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar, H.Rijanto memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Blitar. Karena telah menunjuk wilayah barat yaitu Kecamatan Udanawu  menjadi tempat  kegiatan MTQ ke-3. Untuk wilayah tengah yaitu Kec. Nglegok telah menjadi kegiatan MTQ yang pertama dan Kecamatan Wlingi (wilayah timur) telah menjadi lokasi MTQ ke-2. Menurutnya, kegiatan MTQ ini sebagai syiar agama Islam, meningkatkan  iman dan taqwa juga sebagai ajang mencetak kader penerus agama Islam. Untuk pelajaran muatan lokal selain budi pekerti harus diberi juga  tambahan pelajaran agama.  Harapannya, setelah lulus SD  sudah khatam Al Quran.

Lebih lanjut ditegaskannya, MTQ sebagai benteng bagi kaum muda  dari era globalisasi dan persiapan menghadapi MEA. Sehingga perlu dimaksimalkan  potensi yang ada di Kabupaten Blitar, terutama para qori, dan khafilah-khafilah yang terbaik, seni budaya dan ekonomi. Bupati Blitar ini juga menyampaikan terima kasih  kepada semua pihak yang telah mensukseskan PERTINAS SBH V. Menurutnya kegiatan Pramuka juga baik  untuk mendidik karakter dan dibarengi pendidikan agama yang kuat.

Kegiatan MTQ ke-3 yang diawali dengan hadrah dari Polres Blitar ini dibuka oleh Bupati Blitar dengan ditandai pemukulan bedug oleh orang nomor satu di Kabupaten Blitar. Ini disaksikan oleh undangan yang hadir diantaranya, anggota Forpimda, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar,  Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, serta alim ulama.

MTQ ke-3, Sarana Gema dan Syiar Tahun 2016

H.Makinudin, Kepala Bagian Kesra Pemerintah Kabupaten Blitar dalam laporan diacara penutupan MTQ ke-3, Minggu (30/10) menjelaskan, kegiatan MTQ ke-3 telah berlangsung sukses dan lancar, diikuti oleh 275 peserta dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Blitar. Cabang perlombaan yang diikuti seluruhnya yaitu  5 cabang  yang terdiri dari Tartil, Tilawah, Fahm Al Quran (MFQ), Cabang Syarh Al Qur an (MSQ), dan  Cabang Khath Al Quran (MKQ). Acara tersebut juga didukung UMKM se-Kabupaten Blitar dalam gelar produk unggulan. Ini juga dalam rangka mendukung Gerakan Ayo Bela Beli Produk Kabupaten Blitar.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum, Miftachuddin  saat membacakan sambutan Bupati Blitar pada penutupan MTQ ke-3 menyampaikan, kesuksesan penyelengaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an di MA Maarif Kecamatan Udanawu ini, tentunya merupakan kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Blitar, Panitia Penyelenggara, Lembaga Ma’arif beserta seluruh masyarakat, yang telah berupaya penuh keikhlasan, demi mensukseskannya  penyelenggaraan MTQ Tingkat Kabupaten Blitar ke -III Tahun 2016. Harapannya, hal ini menjadi gema dan syiar pada tahun ini. Juga memberikan barokah bagi jajaran pemerintah dan seluruh masyarakat “Demi Menuju Kabupaten Blitar yang Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing ”. Dalam sambutan tersebut juga diungkapkan, kegiatan MTQ  yang lekat dengan syiar agama ini akan mubadzir, jika tidak memberi bekas dan pengaruh terhadap perilaku dan kehidupan masyarakat muslim. Untuk itu kedepan sangat diperlukan perhatian dan keterlibatan sungguh-sungguh, serta tanggung jawab seluruh komponen umat Islam dan jajaran pemerintah Kabupaten Blitar. Tujuannya, pasca penyelenggaraan MTQ  dapat memberikan manfaat,  dan pengaruh positif bagi pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga berharap, ada upaya secara terencana pembibitan Qori’ dan Qoriah, hafidz-hafidzdah, mufassir-mufassiroh, maupun cabang musabaqah lainnya dengan mengembangkan potensi dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh masing masing Kecamatan Se Kabupaten Blitar. Juga mengamalkan dan melaksanakan secara sungguh-sungguh komitmen LPTQ untuk  menyelengarakan MTQ yang bersih, jujur, berakhlaq, berkualitas dan berprestasi.

Diakhir sambutannya, Bupati Blitar yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum menyampikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya MTQ ke-3.  Untuk para pemanang diharapkan mempersiapkan diri mengikuti pemusatan latihan. Harapannya, bisa berhasil dan dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Blitar lalam ajang perlombaan MTQ se-Provinsi Jawa Timur yang rencananya akan diselengarakan di PASURUAN pada Tahun 2017 mendatang.

Seperti diketahui, peringkat 10 besar MTQ ke-3 yaitu, Kecamatan Sanakulon  juara I dengan nilai 34, Juara II oleh  Kecamatan Sutojayan dengan nilai 32, Kecamatan Wlingi juara III nilai  31, Kecamatan Udanawu selaku tuan rumah menduduki peringkat  ke-IV dengan nilai 30,  peringkat ke- V oleh Kecamatan Nglegok yang memperoleh nilai 28, peringkat VI Kecamatan Kanigoro dengan nilai 16, Peringkat ke-VII Kecamatan Wonodadi total nilai  15, Peringkat Ke-VIII adalah Kecamatan  Talun dengan nilai 13, Peringkat ke- IX Kecamatan Selopuro total nilai 12 dan Kecamatan Binangun peringkat ke-X dengan nilai 7. (Humas)