CSR, BERKONTRIBUSI MEMBANGUN DAERAH
Upload by - Rabu, 30 November 2016
Blitar – Penduduk miskin di Kabupaetn Blitar lebih rendah dibanding rata-rata kabupaten/kota di Jawa Timur. Pada Tahun 2015 sebesar 9,97% sedangkan di Provinsi Jawa Timur sebesar 12,28%. Kendati demikian tetap perlu kerja keras semua pihak untuk mencapai target penurunan kemiskinan sebagaimana tertuang dalam RPJMD yakni sebesar 9,6% di Tahun 2021 mendatang. Hal ini bisa terwujud dengan kerjasama atau kontribusi pihak perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Seperti diketahui, Pemerintah Kabupataen Blitar melalui TKPK melakukan upaya pendataan program-program CSR yang telah diterima oleh masyarakat Kabupaten Blitar selama Tahun 2015-2016. Pendataan ini merupakan kali ketiga setelah Tahun 2014 melakukan hal serupa. Dana CSR yang terdata pada Tahun 2015-2016 sebesar Rp.3,83 Milyar. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Blitar memberikan apresiasi kepada beberapa perusahaan yang telah berkontribusi turut memberikan dukungan, partisipasi dalam pembangunan kabupaten ini. Demikian sambutan Wakil Bupati Blitar, Marhaenis saat pembukaan Rapat Koordiansi dan Fasilitasi Tanggungajwab Sosial Perusahaan CSR Award di Kampung Coklat, Selasa, 29 November 2016.
Orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan beberapa insentif paket kebijakan yang ramah terhadap CSR, diantaranya dua baliho di Kecamatan Talun dan Kecamatan Srengat yang bisa digunakan untuk mempublikasikan kegiatan CSR perusahaan, kalender CSR Tahunan terutama bagi yang menerima penghargaan CSR Award, dan publikasi di media massa cetak maupun elektronik. Kegiatan CSR dengan nilai tertentu dapat memanfaatkan fasilitas ini agar dapat mempublikasikan kegiatan CSR secara gratis, karena dibiayai oleh APBD. Tentunya hal ini sesuai dengan keterbatasan alokasi anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Blitar.
Penghargaan CSR Award ini diberikan secara simbolis oleh Wakil Bupati Blitar kepada; PT. Mayarangkara Group, PT.Telkom,Tbk, PT.Jatinom Indah Agri, Bank Jatim, PT.HM. Sampoerna, Tbk, PT.PJB UP Brantas, PT.Pertamina, Tbk, KSU Rukun Santoso dan LPP Radio Persada FM.
Sebelumnya, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Blitar, Eko Susanto, ST, M.Si menyampikan bahwa, kemiskinan di Kabupaten Blitar ini tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Melainkan ada peran aktif stakeholders atau semua pihak yang ada di kabupaten ini. Melalui Tema, Dengan Semangat Gerbang Kawentar Kita Tingkatkan Kepedulian Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Forum CSR, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap, penanggulangan kemiskinan semakin cepat teratasi. Gerbang Kawentar merupakan singkatan Gerakan Bersama Penanggulangan Kemiskinan Bagi Warga Kabupaten Blitar. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari perusahaan yang menanamkan modal di Blitar dan seluruh Sekretaris Camat. Se-Kabupaten Blitar.(Humas)