DUKUNG PILKADES SERENTAK DAMAI DAN SUKSES
Upload by - Jum'at, 09 Desember 2016
Blitar – Bupati Blitar H.Rijanto yang didampingi seluruh Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar dan anggota Forpimda dalam jumpa pers, Kamis (8/12) di Pendopo Sasana Adhi Praja menyampaikan, bahwa pada 15 Desember 2016 , 21 desa pada 15 kecamatan di Kabupaten Blitar akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak. Harapannya, masyarakat desa yang sedang melakukan pemilihan kepala desa bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik, menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga Pilkades Serentak bisa berlangsung sukses.
Disampaikan pula, sesuai informasi dari Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya, cuaca ekstrim masih akan berlangsung sampai dengan bulan Maret 2017. Untuk itu semua pihak diharapkan waspada. Sementara ini. sejumlah personel BPBD siaga penuh 24 jam untuk melakukan penyelamatan, pemetaan daerah rawan bencana. Disebutkan pula, beberapa kejadian bencana selama Tahun 2016 diantaranya, kejadian puting beliung di Kecamatan Sanankulon, Ponggok, Nglegok, Talun, Srengat, Wonodadi, dan Wlingi. Banjir di Sutojayan, dan beberapa kejadian tanah longsor antara lain di Kecamatan Selopuro, serta baru- baru ini di Kecamatan Doko dan Kecamatan Selorejo. Di Kecamatan Doko tepatnya di Desa Suru sebuah pohon besar roboh melintang juga akibat tanah longsor, sehingga jalan yang menghubungkan dengan Desa Slorok maupun Plumbangan tidak bisa dilalui. Sementara itu di Desa Olak Alen ada 8 Kepala Keluarga yang rumahnya terdampak longsor. Selain itu jalan penghubung Blitar-Malang yang masuk Kecamatan Selorejo terdapat tiga titik yang retak dan membahayakan pengguna jalan.
Dihadapan media massa baik cetak maupun elektronik, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menyampaikan, pada 13 Desember 2016 akan digelar Siraman Gong Kyai Pradah di Sutojayan. Agenda tahunan ini harus dilestarikan karena sebagai aset budaya, dan sebagai potensi wisata budaya di Kabupaten Blitar. Karena untuk saat ini Kabupaten Blitar fokus dengan pembangunan wisata. Untuk itu semua pihak diharapkan mendukung upaya ini guna menuju Kabupaten Blitar yang Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing.
Selain itu, Bupati Blitar juga mengungkapkan, pada tanggal 31 Desember 2016, Pemerintah Kabupaten Blitar genap berusia 186 tahun. Ini sebagai momentum untuk membangun kebersamaan dalam rangka mewujudkan Visi Bupati/Wakil Bupati Blitar. Beberapa rangkaian telah diadakan dalam rangka HUT ke-186 Pemerintah Kabupaten Blitar ini. Diantaranya, festival jaranan yang telah dilaksanakan 3, 10 dan 17 Desember 2016 di Amphiteater kawasan Candi Penataran, Kecamatan Nglegok. Untuk grand final festival jaranan ini akan digelar 30 Desember 2016 di Pendopo Sasana Adhi Praja, Kantor Bupati Blitar di Kanigoro. Pada tanggal 4 Desember juga digelar Anugerah Film Wisata Amatir. Selain itu, juga digelar Fun Bike Jelajah Bumi Penataran pada tanggal 18 Desember 2016. Ini juga dalam rangka peringatan HUT KORPRI ke -45. Sementara itu pada tanggal 29 dibuka gelar Produk unggulan Kabupaten Blitar yang akan berlangsung sampai tanggal 31 Desember 2016 bertempat di Pendopo Sasana Adhi Praja. Kegiatan ini sebagai upaya mendorong Gerakan Ayo Bela dan Beli Produk Kabupaten Blitar yang telah dideklarasikan pada bulan Mei lalu. Bertepatan dengan gelar produk unggulan tersebut, pada tanggal yang sama yakni 29 Desember 2016 juga digelar Pawai Budaya Boyong Projo pada pukul 19.00 WIB. Peserta pawai budaya ini seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, Camat, organisasi kemasyarakatan serta organisasi profesi. Untuk tanggal 30 Desember 2016 juga digelar Festival menembak. Untuk tanggal 31 Desember 2016, di Halaman Kantor Bupati Blitar di Kanigoro akan dilangsungkan Upacara Peringatan HUT Pemerintah Kabupaten Blitar ke-186.
Pilkades Serentak, Rebut Simpati Masyarakat Dengan Cara Baik
Sebelum digelar Jumpa Pers, Pemerintah Kabupaten Blitar bersama TNI/POLRI melangsungkan apel gelar pasukan pengamanan Pilkades Serentak dan Apel Siaga Darurat Bencana Kabupaten Blitar di Halaman Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Kamis (8/12). Inspektur Upacara dalam kegiatan tersebut, Kapolres Blitar, AKBP. Slamet Waluyo, S.IK. Dalam amanatnya, mantan Kanit I Bareskrim Mabes POLRI ini menyampaikan, aparat keamanan telah menyiapkan personil yang akan bertugas di lapangan. Dari TNI (Kodim 0808) telah menyiapkan dukungan pengamanan sebanyak 630 personil, Polres sebanyak 756 personil serta Polres Kota Blitar dengan dukungan pengamana sebnayak 567 personil. Kapolres Blitar berpesan, agar para calon Kepala Desa yang baru saja mendeklarasikan Pilkades aman dan damai dapat mengaplikasikan deklarasi tersebut dengan baik. Meraih simpati hati rakyat dengan cara yang baik pula, terpilih maupun tidak tetap menerim ahasil pemilihan dengan bijak, mengingat jabatan adalah amanah. Dalam kesempatan tesebut, Kapolres Blitar juga mengharapkan dukungan semua pihak untuk bersama-sama waspada terhadap bencana. Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Kapolres Blitar kepada TNI/POLRI dan para relawan yang telah bahu membahu menolong masyarakat yang terkena dampak bencana. Upaya peningkatan kapasitas masyarat dalam mengurangi resiko bencana harus terus ditingkatkan, sehingga resiko bencana dapat diminimalisir atau bahkan tidak terdapat resiko sama sekali (zero risk).
Seperti diketahui, dalam kegiatan apel gelar pasukan pengamanan Pilkades Serentak dan Apel Siaga Darurat Bencana Kabupaten Blitar, diacarakan pula Deklarasi Pilkades Serentak Damai dan Sukses olah seluruh para calon Kades, peragaan pengendalian konflik Pilkades Serentak serta peninjauan alat-alat siaga bencana.
Pilkades Serentak, Jaga Netralitas
Usai mengikuti apel gelar pasukan pengamanan Pilkades Serentak dan Apel Siaga Darurat Bencana Kabupaten Blitar dan Jumpa Pers, Bupati Blitar, H.Rijanto memimpin rapat koordinasi DESK Pilkades Serentak di Lantai 3 Kantor Bupati Blitar di Kanigoro. Dalam rapat tersebut, Bupati Blitar menegaskan, semua pihak yang terkait dengan pemilihan kepala desa harus netral, mengetahui semua dasar hukum tentang Pilkades Serentak dan mewaspadai adanya money politic. Rencananya, Bupati Blitar akan membentuk dua tim wilayah barat dan timur untuk pemantauan Pilkades Serentak.
Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Blitar, AKBP. Slamet Waluya, S.IK. Diungkapkannya, dalam Pilkades serentak tersebut harus diwaspadai kemungkinan terburuk.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Ec. A.Husein, M.Si melaporkan kesiapan Pilkades serentak yang akan diikuti oleh 21 desa di 15 kecamatan di Kabupaten Blitar. Semua desa yang akan menyelenggarakan kegiatan ini terpantau kondusif dan siap melaksanakan pemilihan kepala desa.(Humas)