Antisipasi Ekstrimisasi Perubahan Iklim, Sejumlah OPD Pemkab Blitar Ikuti Diklat Program APIK

BLITAR KAB – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beserta perwakilan Perangkat Desa Pemerintah Desa (Pemdes) Semen, Desa Pandanarum dan Desa Margomulyo mengikuti Pelatihan Pemetaan Desa Partisipatif Berbasis Open Street Map dan Ushahidi, yang merupakan program Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) oleh United States Agency for International Development (USAID), di Kota Malang selama 3 hari yang berakhir pada hari Sabtu (31/08/2019).

Community Based Climate Change Adaptation Advisor USAID-APIK, Fredry Chandra, mengatakan, di era Demokratisasi Teknologi, terbentuk teknologi informasi yang mengharuskan suatu informasi dapat diakses oleh orang banyak secara cepat, salah satunya adalah informasi mitigasi bencana alam.

“Ini menjadi penting karena melalui peta desa, informasi visualisasi pemetaan wilayah dapat digunakan sebagai alat koordinasi, monitoring, evaluasi, pembangunan dan pengembangan di kawasan perdesaan,” kata Fredy Chandra.

Diuraikannya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana suatu desa diharapkan dapat mengelola pembangunannya dengan memanfaatkan Sistem Informasi Desa (SID) yang didalamnya menjadikan peta sebagai salah satu media informasi utama.

“Harapan kami, dengan mengikuti pelatihan ini pihak perangkat di tiap-tiap daerah terutama di lingkup Kabupaten Blitar dapat lebih memanfaatkan media informasi digital, guna membantu masyarakat dalam mempersiapkan informasi dini terkait ancaman bencana, sehingga alur penanganan bencana dapat lebih terorganisir dan risiko dampak pasca bencana dapat diminimalisir,” urainya.