Dinas Pendidikan Pemkab Blitar Gelar Sosialisasi Dapodik PAUD-PNF dan Dikdas 2019

BLITAR KAB – Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menyelenggarakan Sosialisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) PAUD-PNF dan Dikdas (Pendidikan Dasar), pada Selasa (08/10/2019) di Aula Garuda Disdik Pemkab Blitar.

Kegiatan yang dihelat hingga 11 Oktober 2019 mendatang, diikuti 1.888 operator pengelola Dapodik PAUD-PNF dan Dikdas se- Kabupaten Blitar. Turut hadir pula, petinggi Disdik Pemkab Blitar, hingga perwakilan unit-unit satuan kerja di lingkungan Disdik Pemkab Blitar.

Kasubbag Sungram Disdik Pemkab Blitar Rahadian M.N.A., S.Pd. mengatakan, sosialisasi Dapodik PAUD-PNF dan Dikdas dilaksanakan guna melakukan sosialisasi kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan data, khusunya data di sektor Dapodik PAUD-PNF dan Dikdas. Selain itu, tujuan langkah ini guna meningkatkan koordinasi pendayagunaan data untuk pembinaan dan pelaksanaan program.

Rahadian menyebut, secara umum sosialisasi Dapodik PAUD-PNF dan Dikdas 2019 merupakan gerakan pelibatan pelaku dan ekosistem pendidikan di Kabupaten Blitar untuk mewujudkan data yang berkualitas sebagai navigator dalam pembuatan kebijakan, perencanaan dan evaluasi dibidang pembangunan pendidikan di Kabupaten Blitar, sebagaimana visi misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar periode 2016-2021, yakni Menuju Kabupaten Blitar yang Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing.

“Tupoksi dinas pendidikan yakni membina, mengevaluasi, serta melakukan sosialisasi bimtek kepada lembaga-lembaga operator Dapodik Tujuan selain pembinaan, juga aplikasi dapodik tiap tahun diupdate sehingga lembaga-lembaga perlu mengetahui perubahannya, perlu juga evaluasi capaian dapodik berapa persen, real time di website dapodikdasmen.go.id,” paparnya.

Dengan begitu, lanjut dia, setiap kecamatan sampai lembaga nanti akan diketahui capaian sinkronisasi berapa persen pengelolaan data.

“Semua identitas ada, mulai identitas satuan Pendidikan, identitas peserta didik, tenaga pendidikan hingga sarana prasarana. Dan itulah menjadi sumber kebijakan pembangunan pendidikan di Indonesia sama halnya di Kabupaten Blitar,” tukasnya.