Antisipasi Tsunami, BPBD Kabupaten Blitar Gelar Rakor Geladi Lapang Bencana Tsunami

BLITAR KAB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat utamanya daerah pesisir pantai selatan Blitar terkait kesiapsiagaan apabila bencana tsunami terjadi.

Upaya tersebut dilakukan langkah pertama dengan menggandeng stakeholder/kluster dalam rapat koordinasi gladi lapang bencana tsunami tahun 2019 yang dilaksnakan di Bu Mamik Restaurant, Selasa (03/12/2019).

Stakeholder dalam hal ini Dinas Kesehatan Kab. Blitar, Kominfo, Polri, TNI AU AD AL, Tagana, Basarnas, PMI, Banser, Dishub serta Pemerintah Desa Tambakrejo melibatkan diri dalam skenario gladi lapang stunami.

Sekretaris BPBD Kab. Blitar Marhaendra Pudji R, S.Pd., MM menyampaikan, gladi tersebut dipersiapkan untuk simulasi kesiapsiagaan menghadapi bencana tsunami yang akan dilaksanakan bulan Februari tahun 2020 mendatang di Pantai Tambakrejo.

Sebelum simulasi lapang bencana tsunami dilaksanakan, BPBD akan terus mensosialisasikan atau membangun komunikasi kegiatan tersebut kepada masyarakat Tambakrejo, sekolahan maupaun komunitas yang ada di Desa Tambakrejo untuk ikut berperan dalam skenario Lapang Bencana Tsunami.

“Gladi lapang bencana tsunami yanga akan dilaksanakan adalah salah satu uji dari rencana kontinjensi tsunami yang sudah disusun, maka rencana kontinjensi itu harus diuji apakah rencana kontinjensi tsunami tersebut layak digunakan atau tidak,” ungkap Marhaendra.

Marhaendra berharap, selain Pemerintah dalam hal ini BPBD juga dukungan penuh dari masyarakat sangat dibutuhkan. Diharapkan masyarakat semakin hari semakin memahami bahwa bagaimana menyelamatkan diri, keluarga dan lingkungannya apabila ada ancaman bencana khususnya bencana tsunami.