Atasi Kasus Pencemaran Sungai, Pemkab Blitar Bakal Bentuk Satgas KASIH Tiap Desa

BLITAR KAB – Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar segera membentuk satuan tugas (Satgas) kali bersih (KASIH) penanganan kasus pencemaran sungai di Kabupaten Blitar.

Asisten Bidang Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemkab Blitar Tuti Komaryati menjelaskan, pembentukan Satgas Kasih ini untuk membangun keterpaduan antar desa setiap kecamatan di kabupaten Blitar kompak mengelola aliran sungai supaya tetap bersih dan sehat.

“Karena sepanjang sungai melewati desa maupun kelurahan yang cukup banyak. Supaya aliran sungai tetap bersih dari hulu ke hilir, maka perlu keterpaduan. Ini peran Satgas dibutuhkan. Sehingga satgas kali bersih bisa melakukan yang terbaik,” ucap Tuti seusai menghadiri Sosialisasi Gerakan Terpadu Kali Bersih di Desa Jatinom Kecamatan Kanigoro, Kamis (12/03/2020).

Sementara Kepala DLH Pemkab Blitar Krisna Triatmanto mengaku sungai-sungai di kabupaten Blitar masih banyak yang tercemar. Itu terjadi karena banyaknya limbah peternakan usaha milik warga yang dibuang langsung ke sungai. Terkini, pantauannya juga masih banyak warga membuang sampah ke sungai yang mengakibatkan pencemaran sungai.

“Sehingga perlu motivasi masyarakat sadar membuang sampah pada tempatnya tanpa membuang sembarangan apalagi di sungai. Mereka mestinya bisa memilah sampah organik dan anorganik, yang mana dibalik pemilahan sampah ada nilai ekonomis yang bisa bermanfaat,” tuturnya.

Selain bernilai ekonomi, hal itu juga sebagai edukasi sekaligus menjaga lingkungan dengan baik. Kerana manusia hidup di dunia memiliki hak dan kewajiban, hak untuk menikmati kehidupan tetapi juga memiliki kewajiban untuk menjaga lingkungan.

Komentar