JAMKESDA DAN SPM, PEMKAB. BLITAR ANGGARKAN RP 7 MILIAR
Upload by - Kamis, 09 Januari 2014
Blitar – Tahun ini Pemkab. Blitar menganggarkan Rp 7 miliar untuk Program Jamkesda dan SPM. Nilai tersebut turun dari Tahun 2013 lalu yang mencapai Rp 8 miliar. Menurut Kabid Pengembangan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kab. Blitar, Agus Suparnadi, dari total anggaran sebesar Rp 7 miliar tersebut, anggaran baru yang dialokasikan pemerintah tahun ini sebenarnya hanya Rp 5 miliar, sedangkan Rp 2 miliar sisanya merupakan anggaran tahun 2013 yang tidak terserap sejak bulan Oktober. Turunnya alokasi dana Jamkesda dan SPM ini menyusul berkurangnya jumlah kuota Jamkesda yang ditetapkan oleh Pemprov Jatim, dari 12.449 di Tahun 2013 menjadi hanya 4.977 tahun 2014 ini. Dari data tersebut, terdapat 7.472 peserta Jamkesda yang bergeser ke Jamkesmas. Namun menurut Agus, dana tersebut dimungkinkan masih kurang mengingat sesuai ketentuan pemerintah pusat, kepesertaan Jamkesmas yang beralih menjadi BPJS tidak berlaku bagi anggota keluarga lain yang tidak terdaftar, seperti bayi baru lahir. Sehingga jika bayi mengalami sakit, maka pengobatannya dibebankan kepada Pemkab. Blitar melalui SPM. Sementara itu, untuk mengurangi beban pemerintah dalam penyediaan anggaran, Dinas Kesehatan menghimbau agar masyarakat mengikuti Program BPJS dan tidak hanya mengandalkan SPM saja. Untuk kepesertaan BPJS dibagi dalam 3 kelas masing-masing kelas 1 dengan premi sebesar Rp 59.500/bulan, kelas 2 Rp 42.500/bulan, dan kelas 3 sebesar Rp 25.500/bulan. (IM-Dishubkominfo)