TURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI, DINKES KAB. BLITAR TERAPKAN PROGRAM EMAS
Upload by - Jum'at, 17 Januari 2014
Blitar – Guna menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Blitar, mulai Oktober 2013 lalu Dinas Kesehatan Kab. Blitar menerapkan Program EMAS (Expanding Maternaland Neonatal Survival), yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan USAID. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Blitar, Kuspardani, ditemui usai menggelar sosialisasi Program EMAS di Puskesmas Sutojayan pada Kamis 16 Januari 2014 mengatakan, melalui Program EMAS tersebut diharapkan angka kematian ibu dan bayi yang terjadi di Kab. Blitar dapat terus ditekan. Dari hasi evaluasi di lapangan, kematian ibu dan bayi di Kab. Blitar umumnya disebabkan oleh keraguan dari bidan atau petugas medis dalam menangani ibu sesuai protap, seperti pada kasus ibu mengandung yang mengalami eklamsi (keracunan kehamilan). Selain itu, SDM atau kemampuan bidan masih ada yang kurang. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan Program EMAS, Kab. Blitar mendapatkan bantuan dari USAID berupa tenaga pendamping yang akan mendampingi bidan dalam menangani kasus-kasus tertentu pada ibu yang tengah mengandung. Untuk mensukseskan program EMAS, Dinas Kesehatan mensosialisasikan program tersebut ke sejumlah LSM yang diharapkan akan ikut mendukung upaya pemerintah dalam menekan kematian ibu dan bayi. (IM-Dishubkominfo)