ALIH TEHNOLOGI BIDANG PERTANIAN TIDAK GESER BURUH TANI

Upload by - Rabu, 16 April 2014

Blitar – Dengan jumlah penduduk lebih dari 1,2 juta jiwa, 70% penduduk di Kabupaten Blitar bermata pencaharian sebagai petani. Adanya kecanggihan teknologi seperti munculnya teknologi alat-alat pertanian dapat menggeser keberadaan buruh tani. Misalnya alat mesin pemanen padi, dalam waktu 2,5 jam mampu memanen 1 Ha sawah.

Selain itu juga ada mesin penanam benih maupun alat untuk menggulut sawah, sehingga dengan menggunakan alat tersebut, dari segi waktu dan biaya akan lebih efektif. Namun jika ini diaplikasikan, akan berpengaruh terhadap buruh tani. Pemanfaatan alat canggih ini tidak serta merta begitu saja, namun harus melalui kajian terlebih dahulu, demikian diungkapkan Bupati Blitar, H. Herry Noegroho.

Untuk itu, pemerintah perlu meningkatkan SDM buruh tani agar dapat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin canggih agar tidak terpinggirkan. (IR-Dishubkominfo)