PASAR MURAH, KURANGI BEBAN MASYARAKAT

Upload by - Rabu, 23 Juli 2014

Blitar – Menjelang Idul Fitri 1435 H Tahun 2014, Pemerintah Kabupaten Blitar selalu menggelar operasi pasar atau pasar murah. Pasalnya, beberapa kebutuhan masyarakat biasanya mengalami kenaikan seiring jumlah permintaan yang meningkat. Dengan pasar murah, diharapkan lonjakan harga tidak berpengaruh bagi masayarakat, mereka masih bisa menjangkau untuk membelinya. Hal ini mengemuka saat Bupati Blitar, H. Herry Noegroho membuka Pasar murah di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar sekaligus menutup serangkaian kegiatan pasar murah yang dimulai sejak 11 Juli 2014 lalu.

Dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menghimbau agar masyarakat tidak larut dalam euphoria konsumsi yang berlebih. Diharapkan sedapat mungkin bisa mnegurangi hal-hal yang kurang bermanfaat. Sehingga  masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Bupati Blitar juga mengapresiasi kepada seluruh pelaku usaha dan beberapa SKPD yang turut serta dalam pasar murah tersebut.

Usai memberikan sambutan, Bupati Blitar yang didampingi Wakil Bupati Blitar, Sekretrais Daerah Kabupaten Blitar serta beberapa Kepala SKPD mengunjungi stand-stand pasar murah.  

Sebelumnya, Ahmad Budi Hartawan, Ketua Panitia yang juga Kepala Bagian Perekonomian  dalam laporannya mengungkapkan, tujuan dari pasar murah untuk membantu beban masyarakat dalammemnuhi kebutuhan menjelang lebaran.  Pemerintah kabupaten Blitar telah memberikan subsidi untuk meringankan beban masyarakat. Paket utama, beras, gula dan minyak goring. Beras 5 kg yang semula Rp.44000 mendapat subsidi menjadi Rp 24.500, gula 2 kg dari 26.600 menjadi Rp 17.160 dan minyak goreng dari harga Rp 29.000 menjadi Rp 22.770. Sasaran kegiatan tersebut adalah seluruh masyarakat Kabupaten Blitar yang tersebar di 22 kecamatan.   Kegiatan dimulai 11 Juli 2014 yang dibuka di Selorejo dan berakhir pada 23 Juli 2014 di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar. (Humas)