LARUNG SESAJI, MENJAGA TRADISI
Upload by - Senin, 27 Oktober 2014
Blitar – Setiap setahun tepatnya pada tahun Baru Islam, 1 Muharam, Kabupaten Blitar selalu menggelar tradisi larung sesaji di pantai selatan. Tahun 2014 atau 1436 Hijriah, Kabupaten dengan sebutan seribu candi ini menggelar tradisi tersebut di Pantai Serang Kecamatan Panggungrejo, Sabtu (25/10). Tujuannya selain menjaga tradisi, juga sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi berkah, rejeki masyarakat Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar, H. Herry Noegroho, dalam sambutannya mengungkapkan, tradisi turun temurun ini harus dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai, tradisi larung sesaji bergeser oleh budaya barat yang masuknya diakui atau tidak cukup pesat di negeri ini. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga mengingatkan, agar masyarakat Kabupaten Blitar bersama-sama mewujudkan Kabupaten Blitar yang sejahtera.
Bupati Blitar yang didampingi Ibu Hj. Erra Harry Noegroho dan beberapa Kepala SKPD serta unsur Forpimda menyaksikan secara langsung arak-arakan gunungan dan hasil bumi seperti palawija untuk dilarungkan ke pantai selatan. Kegiatan itu juga diwarnai tarian tradisional oleh anak-anak pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah. (Humas)