PASAR MURAH , TEKAN KENAIKAN HARGA
Upload by - Kamis, 25 Juni 2015
Blitar – Sesuai dengan Surat dari Menteri Dalam Negeri No.500/2419/SJ tentang Stabilisasi pangan dan Inflasi menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar pasar murah. Tujuannya, untuk menekan kenaikan harga sembako dan membantu meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan sembako menjelang lebaran. Hal ini mengemuka saat pembukaan Pasar Murah, Rabu (24/6) di Kecamatan Gandusari.
Wakil Bupati Blitar, H.Rijanto usai memberikan sembako murah secara simbolik kepada warga mengungkapkan, tahun lalu kebutuhan pokok mengalami kenaikan sehingga menjadi beban masyarakat. Saat itu, Pemerintah Kabupaten Blitar mengambil sikap dengan menggelar pasar murah. Kali ini selain pasar murah juga menyediakan informasi pemantauan harga pokok. Harapannya, dengan pasar murah ini beban masyarakat terkurangi sehingga mampu membeli kebutuhan pokok.
Sementara itu dalam laporannya, Kepala Bagian Perekonomian Budi Hartawan menegaskan, pasar murah Tahun 2015 ini akan digelar dari 24 Juni sampai dengan 8 Juli 2015 di 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar. Paket pasar murah ini terdiri dari 10 ribu paket beras, gula sebanyak 9525 paket, minyak goreng 9462 paket, telur 10 ribu paket. Jumlah kebutuhan disetiap kecamatan yang ada berbeda. 400 paket beras, 400 paket telur, 384 paket gula, 378 paket minyak goreng. Ini untuk Kecamagan Bakung, Waters, Wonotirto, Selopuro, Doko, Panggungrejo dan Udanawu. Sedangkan untuk Kecamatan Gandusari, Wonodadi, Sutojayan, Kesamben, Wlingi dan Sanankulon mendapatkan 450 paket beras, 450 paket telur, 428 paket minyak goreng, 434 paket gula. Sedangkan 525 paket beras, 525 paket telur, 484 paket gula, dan 478 paket minyak goreng akan diberikan untuk Kecamatan Garum, Srengat, Kademangan, dan Ponggok. Budi Hartawan berharap, dengan digelarnya pasar murah ini masyarakat bisa menjangkau harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.(Humas)