BUPATI KEMBALI MUTASI 356 PEJABAT PEMKAB. BLITAR
Upload by - Rabu, 25 Juli 2012
Setelah dilakuka evaluasi kinerja pasca dilakukannya mutasi besar-besaran pada bulan Januari lalu yang diikuti oleh 857 Pejabat, kini Pemerintah Kabupaten Blitar kembali menggelar mutasi sebanyak 356 pejabat mulai Eselon II hingga V. Seperti diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blitar, Drs. Totok Subihandono, M.Si, sesuai dengan hasil kinerja selama tiga bulan pasca dilaksanakannya mutasi awal tahun lalu, sebanyak 356 pejabat Pemkab. Blitar baik struktural maupun fungsional mengikuti gerbong mutasi ke dua pada tahun ini. Lebih lanjut Drs. Totok Subihandono, M.Si, mengatakan dari jumlah tersebut untuk pejabat struktural sebanyak 206 orang yang menduduki jabatan Kepala Bagian, Kepala Kantor, Kepala Bidang, Camat, Sekretaris Dinas, Sekretaris Badan dan beberapa posisi jabatan lainnya. Sedangkan untuk Jabatan Fungsional diikuti sebanyak 150 orang yang berasal dari lingkungan Pendidikan, yakni Kepala Sekolah TK, Kepala Sekolah SD, Kepala Sekolah SMP, Penilik Sekolah dan Pengawas Sekolah. Bupati Blitar, H. Herry Noegroho, SE, MH mengatakan pelaksanaan mutasi ini masih didominasi Eselon III, IV dan V, dimana Eselon II hanya ada dua orang saja, yakni Asisten III Bidang Administrasi Umum, Bambang Suntoro yang memasuki masa pensiun yang digantikan Miftahudin yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli dan Abu Darin, S.Sos, M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Arsip dan Dokumentasi menjadi Staf Ahli. Sedangkan untuk Kepala Dinas dan Badan, menurut Herry Noegroho, SE, MH tidak bisa dilakukan mutasi setelah dilakukan evaluasi selama tiga bulan saja. Namun kami akan tahu kinerjanya setelah satu tahun baru akan dimutasi jika tidak sesuai. Disisi lain Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, SE berharap pelaksanaan mutasi ini bukan hanya sekedar pergeseran atau penggantian posisi jabatan tanpa adanya kompetensi atau skill yang jelas. Sebab jika tidak memiliki skill atau kompetensi yang jelas kinerjanya dipastikan juga akan menurun karena salah satu tolak ukurnya adalah kinerja.
Sumber Berita : Humas